-- SMKPP N BANJARBARU MENGADAKAN PELATIHAN PENYUSUNAN BAHAN AJAR BAGI GURU (9 SD 10 OKTOBER 2017) --- NILAI INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT SMKPP N BANJARBARU SEMESTER 1 TAHUN 2017: 82.22 % (SANGAT BAIK) --

Pencarian
Waktu saat ini
Agenda
18 October 2017
M
S
S
R
K
J
S
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
Pelayanan
PPID SPPNBANJARBARU
Pelayanan Publik
E-Library SMK-PP N Banjarbaru
Link Terkait
WBS KEMENTAN RIKalender Tanam PertanianLPSE Kementerian PertanianKEMENDIKBUDKota BanjarbaruKalselProv

UAS BERKAHIR DAN PERJUANGAN HEROIK TAKLUKAN PUNCAK TAHURA

Tanggal : 16-12-2014 14:12, dibaca 893 kali.

Terbayar sudah rasa putus asa, lelah, kesal, dan takut yang menyelimuti persaan mereka. Senyum lebar melingkar di bibir. Desiran angin segar dibingkai indahnya pemandangan dari atas puncak Tahura seakan obat penawar yang menyejukkan hati. Itulah perasaan yang dapat digambarkan ketika rombongan berhasil taklukkan puncak Tahura. Momen tersebut merupakan wisata akhir pekan (Sabtu, 13 Desember 2014) sekaligus pendinginan setelah UAS selesai anak-anak kelas XI TPH A SMK-PP Negeri Banjarbaru di Tahura Sultan Adam.

Meskipun hanya puncak Tahura, pengalaman kali pertama mendaki gunung bagi anak-anak XI TPH-A sangat berkesan. Pendakian dilakukan sebenarnya di luar rencana awal. Ketika asik berenang di kolam Belanda, secara sepontan rombongan menuju tebing gunung di sekiar permandian. Lama-kelamaan terus ke atas menyusuri aliran sungai yang mengalir deras dari puncak gunung. Sambil bercanda dan mengabadikan momen tersebut, rombongan semakin tinggi mengarah puncak. Akhirnya menjadi aksi heroik penaklukan puncak Tahura yang tak terlupakan. Keringat bercucuran membasahi baju mereka, sambil bercanda dan nafas tersengal-sengal terus menuju puncak.

Anak-anak XI TPH-A tanpa persiapan mendaki gunung Tahura. Kostum yang digunakan tidak sesuai. Ada yang menggunakan rok “hemmm”. Bahkan ada yang tidak menggunakan alas kaki. Cerobonya lagi hanya sebagian kecil membawa air minum. Sementara itu medan yang dilalui cukup terjal, licin, dan berbatu. Jalur tersebut bukan jalur yang tepat, bahkan berbahaya menurut salah satu seorang petugas Tahura, Om Awang.

Om Awang memantau rombongan dari bawah. Karena tahu akan resiko jalur tersebu akhirnya beliau menyusul lewat jalan lain yang lebih cepat. Tepat dari atas puncak Tahura beliau memandu anak-anak XI TPH-A menyusuri sisa pendakian. Om Awang juga memandu  rombongan ke Benteng Belanda, hingga rombongan sampai kembali ke Kolam Belanda. Terima kasih Om atas bantuannya.

Sepenggal ceria di atas cukup memberi pelajaran bagi anak-anak XI TPH-A SMK-PP Negeri Banjarbaru. Jangan pernah pikirkan rintangan apa yang akan ditemui ketika ingin mencapai tujuan. Pikirkanlah hadiah besar yang akan diperoleh ketika tujuan itu tercapai. Ketika berorientasi pada tujuan maka fokus seluruh pikiran dan tindakan ialah menggapai tujuan tersebut. Rintangan berat sekalipun, anda tidak akan pernah mundur.  Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi saat berjuang meraih tujuan. Namun anda akan tahu proses yang telah dilalui. Rangkain proses yang dilalui menjadi pengalaman berharga dikemudian hari.

 



Pengirim : theone
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :

Pengirim : asSlwzpdb -  [huntmanor@mailyou.bid]  Tanggal : 16/07/2016
<a href=http://celexa.pro/>celexa</a> <a href=http://buymotilium.party/>buy motilium</a> <a href=http://ventolinonline.trade/>ventolin on line</a> <a href=http://buy-baclofen.review/>baclofen 10mg</a> <a href=http://ventolinonline.in.net/>ventolin on line</a> <a href=http://cialisfordailyuse.cricket/>cialis</a>


   Kembali ke Atas