-- SELAMAT HUT SMKPP (SPMA/SPP) NEGERI BANJARBARU KE-62 (1 NOVEMBER 1955 - 2017), JAYALAH SELALU --- SMKPP N BANJARBARU MENGUCAPKAN SELAMAT HARI PAHLAWAN (10 NOVEMBER 1945 - 2017) --

Pencarian
Waktu saat ini
Agenda
23 November 2017
M
S
S
R
K
J
S
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
Pelayanan
E Rapor Online
PPID SPPNBANJARBARU
Pelayanan Publik
E-Library SMK-PP N Banjarbaru
Link Terkait
WBS KEMENTAN RIKalender Tanam PertanianLPSE Kementerian PertanianKEMENDIKBUDKota BanjarbaruKalselProv

HOBI BERTANI, HOBI YANG MEMBAWA HOKI

Tanggal : 14-11-2017 13:14, dibaca 31 kali.

Pertanian adalah pekerjaan yang mulia, itulah kata- kata sering kita banggakan jika kita memiliki orang tua petani, namun kata – kata ini kurang diresapi apa bila kita tidak memiliki orang tua yang berprofesi petani. Adapun orang tua mereka petani menginginkan agar anaknya jangan menjadi petani. Mengapa ?inilah gumaman hati kita , mengapa mereka mengatakan kata tersebut . Alasannya Orangtua mereka bahwa orang sukses itu yang bekerjanya di perusahan- perusahan, kantoran, perbankan, tentara, artis, selebriti dan lain- lain.

Pertanian adalah jalanku. Untuk mewujudkanya kita harus memiliki sikap kecintaan terhadap apa yang kita kerjakan ,Contoh : dekorasi, memancing, menyanyi, berdagang, serta apa pun itu. Lantas mengapa kita menjadikan kegiatan ini menjadi hobi, kerena adanya kecintaan. Awal menimbulkan kecintaan pada awalnya adalah sebuah hobi lalu kerena sering  dilakukan ada menimbulkan kecintaan,kecintaan akan membawa kegembiaan seseorang. Lalu  Mengapa tidak mencoba bertani saja? Sudah bemamfaat, menyenangka , serta mendapatkan hasil yang cukup memuaskan bagi mereka. Bertani merupakan hobi yang mulia, Atau hobi yang membawa hobi.

Ini sebuah fakta yang mungkin masih dipertanyakan dari beberapa kalangan, misalnya ; benarkah itu?, masa iya?, pertanyaan ini perlu dipikirkan lagi. Pertanian  adalah perkerjaan mulia jika saja mereka tidak menghasilkan pangan yang akan terjadi akan bencana kelaparan. Pertanyaannya siapakah yang menggantikan mereka?. Seandainya terjadi bencana kelaparan mungkinkah bahan yang akan ditawarkan bisa mahal- mahal, pertanyaanya salah siapa?.

Terkandang seseorang menganggap bahwa pekerjaan ini memakan banyak tenaga. Terkadang mereka sering mengartikan bertani adalah hobi yang merendahkan. Semua pernyataan tersebut itu salah. Faktanya Dalam buku yang pernah ku( penulis ) membaca yaitu” 79 Bisnis Pertanian Menguntungkan “  menyatakan bahwa 80 % usaha yang ditawarkan cukup menarik serta tidak memakan banyak tenaga, Contonya budidaya Bayam di lahan 2000 m2 mampu menghasilkan keuntungan sebesar Rp. 2.800.000. dengan umur

Penghasilan dapat dilipat gandakan, Contoh lainnya lagi berkebun kacang panjang 1ha dengan usia >30 hari menghasilkan keuntungan bersih   Rp. 17.500.000.Contoh lainya lagi budidaya terong 0,5 ha mendapatkan penghasilan  bersih sekitar Rp. 11.200.000 dengan umur 4 bulanan lebih., Semua data di atas merupakan coret- coretan di atas kertas atau  masih rumus pemula. Semua akan lebih asik apabila hobi ini benar-benar dijalankan.

 

Apa yang membuat asik dalam berhobi Pertaian.

Pertama,  tergiur dengan penghasilannya, penghasilan dalam bertani biasanya sungguhlah besar terkadang modal yang dikeluarkan ( Input ) lebih sedikit dengan Penghasilan   ( Output ) yang banyak.

Contoh :

 Budidaya kacang panjang

 Input

 a.    Input tetap

  • Sewa lahan 1 ha                                              Rp.    1.000.000
  • Pompa air dan peralatan budidaya                     Rp.    6.000.000
  • TOTAL                                                                                Rp.   7.000.000

 b.     Input tak tetap ( 5 bulan )

  • Benih 20 kg @ Rp. 50.000                                 Rp.    1.000.000
  • Pupuk organik dan kimia                                   Rp.    3.000.000
  • Tenaga kerja                                                    Rp.  10.000.000
  • Obat                                                               Rp.    1.500.000
  • Penyusut dan biaya lain-lain                              Rp.    3.000.000
  •  TOTAL BIAYA PRODUKSI                                   Rp.  18.500.000

 c.    Pendapatan dan keuntungan musim panen

  • Penjualan kacang panjang : Rp. 6.000 /kg x  6.000 kg
  • Rp. 36.000.000
  • Keuntungan ;; pendapatan – biaya produksi
  • Rp. 36.000.000 – Rp. 18.500.000
  • Rp. 17.500.000

d.    Untuk Strategi

  • Mencari informasi lebih mendalam dari refrensi maupun orang yang berpengalaman, lalu ajak kerja sama .
  • Untuk masalah tenaga kerja bisa anda sendiri dengan ditemani satu orang tenaga kerja kerena tenaga yang dikeluarkan tidak terlalu besar, kecuali pada tahan pengolahan lahan sebaiknya gunakan mekanik ( traktor ) atau pekerja dadakan.
  • Gunakan waktu setidaknya 2 jam perhari untuk merawat dan anda juga ikut dalam merawatnya
  • Apabila ingin mengunakan pupuk kimia cukub mengunakan sedikit pupuk urea kerena jenis kacang- kacangan telah bersimbiosis dengan bakteri yang memproses nitrogen.

 

Kedua, Hobi yang benar- benar menantang, ya,.dalam usaha bukan hanya modal yang dimiliki namun mental harus benar-benar diuji contoh dalam mencari pasar, Pengusaha akan berpikiran tentang pasar utamanya terdahulu diutamakan kerena dengan itu ia akan mengurangi resiko rugi jika tidak akan mendapat keuntungan yang berkurang dari apa yang direncanakan.

Ketiga, Selain menjual kita tanpa menyadari kitapun memberi mamfaat kepada seseorang. Contohnya para pekerja yang kita pakai dalam memudahkan pekerjaan kita dan juga ia merasa terbantu dengan upah tersebut, Ibu – ibu mencari sayuran untuk keluarganya. Dan apa bila kentungan ada yang berlebih bisa untuk sedekah atau ditabung.

Keempat, menggunakan tenaga yang tak terlalu banyak hanya cukup konsisten dalam pekerjaannya ,sudah dikatakan dia awal paragrab bahwa hobi pertanian menggunakan sedikit tenaga kerja  dan dilihan dari pekerjaan hanya cukuplah konsisten dalam membudidayakan tanaman sebab tanaman memiliki sifat kerentanan terhadap pupuk dan hama., Terkecuali dalam pengolahan tanah ini butuh tenaga extra.



Pengirim : Siswa Kelas XII Perkebunan - M. Arjun
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas