Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
-- Selamat Datang di Website Resmi SMK-PP Negeri Banjarbaru -- Jam Pelayanan Senin sd Kamis jam 08.00 sd 15.30 Wita (Istirahat: 12.30 sd 13.30), Jumat 08.00 sd 16.30 wita (Istirahat: 11.30 sd 14.00) -- Selamat Datang Siswa Baru SMK-PP Negeri Banjarbaru TP. 2025/2026 -

Pencarian
Waktu saat ini
Pelayanan
Pelayanan Publik
PPID SMKPPN Banjarbaru
Perpustakaan SMKPPN BJB
Layanan & Perizinan Kementan
Dokumentasi & Informasi HukumPerpustakaan KementanPengaduan Bagi MasyarakatLayanan Aspirasi & PengaduaanE-Publikasi KementanPerizinan Kementan
Jurusan & Lainnya
Menu Unduh
Statistik

Total Hits : 2240126
Pengunjung : 584463
Hari ini : 1156
Hits hari ini : 1528
Member Online : 14
IP : 18.97.14.87
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Media Sosial Kami ::

   
No Pelayanan Publik
081522524250 (Khusus WA)

Jajak Pendapat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat

GERAKAN TANAM PADI DI KABUPATEN PULANG PISAU & KAPUAS

Tanggal : 07/14/2026, 06:47:24, dibaca 441 kali.

PULANG PISAU, – Kementerian Pertanian terus berupaya mempercepat akselerasi swasembada pangan nasional dan memperkuat sektor pertanian di daerah, pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah di Kalimantan Tengah.

Langkah nyata ini dibuktikan melalui percepatan penanaman dan optimalisasi lahan yang digenjot secara serentak di dua kabupaten, yakni Pulang Pisau dan Kapuas.

Untuk wilayah Pulang Pisau, kegiatan difokuskan di kawasan pertanian Kelurahan Bereng, Kecamatan Kahayan Hilir, dengan capaian luasan tertanam yang kini telah menembus lebih dari 1.000 hektare dari total potensi lahan daerah sebesar 4.777 hektare, Sabtu, (11/07/2026).

Gerakan tanam ini juga menjadi langkah konkret Kementerian Pertanian dalam mempercepat pemanfaatan lahan hasil program Oplah dan Cetak Sawah Rakyat agar segera berproduksi. Selain meningkatkan luas tanam, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendorong peningkatan indeks pertanaman sehingga produktivitas lahan terus meningkat dan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa percepatan tanam merupakan langkah strategis untuk menjaga momentum produksi nasional sekaligus memperkuat fondasi swasembada pangan berkelanjutan.

Percepatan tanam dilakukan agar kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi di tengah berbagai tantangan iklim. Pemerintah juga terus mendorong optimalisasi seluruh lahan pertanian yang telah mendapatkan dukungan program pemerintah agar segera memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pangan nasional.

Kegiatan strategis yang berlangsung penuh komitmen ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti , bersama Wakil Bupati Pulang Pisau, Ahmad Jayadikarta.

Sinergitas yang kuat antara lini pusat dan daerah di lapangan ini menjadi kunci utama untuk memastikan seluruh bantuan serta kebijakan yang diturunkan pemerintah dapat berjalan efektif dan langsung menyasar pada peningkatan produktivitas di tingkat tapak atau lokasi tanam.

Melalui sambutannya, Wakil Bupati Pulang Pisau, Ahmad Jayadikarta, menekankan bahwa keberhasilan program swasembada ini tidak lepas dari peran krusial para petugas lapangan.

Ia menyatakan, "Peran penyuluh sebagai ujung tombak ketahanan pangan sangat mendasar, sehingga sinergi antara pemerintah pusat dan daerah perlu terus ditingkatkan agar semua pihak dapat bersama-sama mensukseskan kedaulatan pangan di daerah", Ujar Ahmad.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala BPPSDMP, Idha Widiarsanti, dalam arahannya turut mengapresiasi, seluruh pihak-pihak yang telah menyukseskan dan memajukan pertanian di wilayah Kalimantan Tengah.

"Ini adalah kerja keras seluruh jajaran yang berjuang di daerah. Saya berharap kebijakan pemerintah mengenai ketersediaan bantuan yang diimbangi dengan kerja keras dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga para penyuluh, dapat terus mendorong dan mempercepat penanaman secara masif", Ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Mohammad Amin, menyampaikan Gerakan Tanam Serempak merupakan langkah nyata dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional. Keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh luas lahan yang ditanami, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mengawal pelaksanaannya di lapangan.

Bersamaan dengan itu, aksi perluasan tanam juga dilaporkan berjalan di Kabupaten Kapuas, tepatnya di Kelurahan Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, yang mana pada tanggal 11 Juli 2026 ini telah berhasil merealisasikan penanaman seluas 2 hektare dari total target program Optimalisasi Lahan (Oplah) seluas 75 hektare.

Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas