Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
-- Selamat Datang di Website Resmi SMK-PP Negeri Banjarbaru -- Jam Pelayanan Senin sd Kamis jam 08.00 sd 15.30 Wita (Istirahat: 12.30 sd 13.30), Jumat 08.00 sd 16.30 wita (Istirahat: 11.30 sd 14.00) -- Selamat Datang Siswa Baru SMK-PP Negeri Banjarbaru TP. 2025/2026 -

Pencarian
Waktu saat ini
Pelayanan
Pelayanan Publik
PPID SMKPPN Banjarbaru
Perpustakaan SMKPPN BJB
Layanan & Perizinan Kementan
Dokumentasi & Informasi HukumPerpustakaan KementanPengaduan Bagi MasyarakatLayanan Aspirasi & PengaduaanE-Publikasi KementanPerizinan Kementan
Jurusan & Lainnya
Menu Unduh
Statistik

Total Hits : 2240564
Pengunjung : 584699
Hari ini : 1392
Hits hari ini : 1966
Member Online : 14
IP : 18.97.14.87
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Media Sosial Kami ::

   
No Pelayanan Publik
081522524250 (Khusus WA)

Jajak Pendapat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat

INTEGRASI KURIKULUM ANTI NARKOBA MELALUI SOSIALISASI P4GN BAGI SISWA X TA. 2026/2027

Tanggal : 07/24/2026, 11:16:45, dibaca 239 kali.

BANJARBARU – Melalui amanat dari Pemerintah Republik Indonesia, Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Banjarbaru, sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pertanian (Kementan) dengan mengundang Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarbaru.

SMK-PP Negeri pada Jumat, (17/7/2026), telah menggelar sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), tes urin bagi seluruh pegawai SMK-PP Negeri Banjarbaru serta siswa. Selain itu di kegiatan ini juga merupakan Implementasi program Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) bagi SIswa Baru Tahun Ajaran (T.A). 2026/2027.

Lebh lanjut, Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung perang atas penyalahgunaan narkoba di setiap Unit Pelaksana Teknis. Komitmen ini dibuktikan dengan berbagai kegiatan selain tes narkoba untuk setiap karyawan dan siswa juga dilaksanakan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Kementerian Pertanian menilai program ini sangat strategis dilakukan di lingkungan pendidikan. Pasalnya, di tangan generasi muda inilah harapan majunya sektor pertanian dipertaruhkan. Sektor pertanian menjadi salah satu penyangga perekonomian negara. Untuk itu, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman kerap menyampaikan pentingnya membangun SDM pertanian yang sehat dan cerdas.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti mengajak anak-anak muda yang sedang menempuh pendidikan di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan), Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI), SMK-PP untuk menjauhi narkoba.

“Usaha Kementerian Pertanian dalam menumbuhan banyak petani muda, tidak boleh gagal karena narkoba, jadi kita harus lawan penyalahgunaan Narkoba!”, tegas Kepala Badan.

Bertempat di aula SMK-PP Negeri Banjarbaru, Kepala SMK-PP Negeri Banjarebaru, Angga Tri Aditia Permana, di kesempatan ini menyampaikan terima kasih kepada BNN Kota Banjarbaru telah datang untuk melakukan sosialisasi terkait P4GN kepada pegawai dan siswa SMK-PP Negeri Banjarbaru.

“Kepada BNN Kota Banjarbaru kami ucapkan terima kasih yang setiap tahun bekerjasama dengan kami dalam rangka menjaga para pegawai dan murid SMK-PP Negeri Banjarbaru agar terhindar, kemudian sadar dari bahaya narkoba ini”, Ujar Kepala Sekolah.

”Selain itu, kegiatan ini juga mengintegrasikan melalui program IKAN (Integrasi Kurikulum Anti Narkoba). Pendidikan tidak sekadar mengajarkan larangan, melainkan membangun ketahanan diri (self-resilience) dan karakter profil pelajar Pancasila agar siswa mampu menolak pengaruh negatif secara mandiri”, Pungkas Angga.

Hadir kepala BNN Kota Banjarbaru, AKBP Arif Wahyu Bibitharta menyampaikan “Mari kita bersama-sama untuk menjauhi narkoba dan menjadi insan yang bersih dari narkoba. Hari ini kita melaksanakan P4GN dan juga tes urin kepada seluruh pegawai dan beberapa siswa kelas X SMK-PP Negeri Banjarbaru, yang hasilnya negative atau tidak terindikasi narkoba”, Terangnya. 

”Kegiatan ini juga merupakan bentuk Implementasi Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN yang merupakan kolaborasi resmi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Seperti diketahui bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) meluncurkan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN). Program ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat upaya pencegahan narkoba sejak usia dini melalui jalur pendidikan formal.

Mendikdasmen RI, Abdul Mu'ti, berharap integrasi kurikulum ini mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan berkarakter, "Program ini kami harapkan dapat membangun generasi yang kuat dengan menciptakan lingkungan sekolah dan budaya hidup yang sehat," kata Mu'ti.

Dia menyebut bahwa program ini merupakan bagian awal dari langkah kecil yang dilakukan Kemendikdasmen bersama BNN untuk berkontribusi dalam membangun pendidikan bermutu guna menghasilkan generasi yang hebat dan kuat.

"Fokus utama kurikulum ini adalah pembangunan ketahanan diri (self-resilience); tujuannya bukan hanya agar siswa tahu nama-nama narkoba, tetapi agar mereka memiliki life skill untuk berani berkata 'tidak' (asertif) ketika ditawari, serta mampu menganalisis risiko di lingkungannya," ujarnya.

Di momen ini ASN dan siswa diberikan materi terkait bahaya narkoba, diantaranya gambar contoh dari jenis-jenis, kategori narkoba, dan dampak yang akan dihadapi apabila memakai narkoba. 

Selain itu BNN Kota Banjarbaru menjelaskan dukungan dan bantuan apa yang bisa di dapatkan bagi korban dari penyalahgunaan narkoba. Selain itu dilakukan tes urin bagi ASN, dan tes urin acak, bagi beberapa siswa kelas X.



Tim Ekpos SMK-PPN Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas