- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-75 - INDONESIA MAJU * BANGGA BUATAN INDONESIA * KONSUMSI PRODUK PERTANIAN INDONESIA -- SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1441H BAGI UMAT MUSLIM SEDUNIA -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.00 SD 14.30) -- -

Pencarian
Waktu saat ini
Pelayanan
PPDB Online 2020
PPID SPPNBANJARBARU
Pelayanan Publik
E-Online
CBT OnlineMenu DownloadE Rapor OnlineE-Library SMK-PP N BanjarbaruE-PersonalInfografis
Agenda
12 August 2020
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5

SELAMAT HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA KE-71 TAHUN

Tanggal : 08/17/2016, 07:21:23, dibaca 1454 kali.

Banjarbaru (17/08/16) Mengingat kembali pada tanggal 17 Agustus 1945 merupakan tanggal bersejarah bagi Bangsa Indonesia. Pada saat itu seluruh penjuru negeri dihantui semangat merah putih. Sebuah semangat yang dibangkitkan akibat pecahnya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.


Sebelum memproklamirkan kemerdekaan tahun 1945, Soekarno dan Hatta diculik oleh golongan muda seperti Sukarni, Adam Malik, Dr.Muwardi, Wikana, Chaelur Saleh, B.M.Diadh, dll tanggal 16 Agustus 1945. Mereka atau biasa disebut golongan muda, memaksa golongan tua seperti Soekarno dan Hatta mempercepat proklamasi Indonesia karena saat itu Jepang telah kalah pada perang dunia kedua.


Golongan tua menghendaki kemerdekaan Indonesia melalui Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) bentukan Jepang. Tetapi golongan muda tidak mau melakukan hal itu, mereka menilai, jika seperti itu kemerdekaan Indonesia dengan tumpah darah masyarakat Indonesia, bisa dimanfaatkan Jepang sebagai pemberian mereka.


Penculikan ini dilakukan untuk meminimalisir pengaruh pandangan Jepang terhadap Soekarno dan Hatta. Jadi boleh dikatan, penculikan ini kurang tepat lebih baik diganti dengan "pengasingan".


17 Agustus bukan hanya soal proklamasi kemerdekaan, tapi lebih dalam dari pada itu. Proklamasi kemerdekaan diartikan sebagai cinta kemerdekaan. Bahwa Bangsa Indonesia menghargai kemerdekaan negara lain dan memperjuangkan bangsa lain yang terjajah. Untuk itulah politik luar negeri Indonesia dikatakan bebas aktif, bebas tidak memihak dan aktif dalam membuat perdamaian dunia.


Ini juga yang menjadi semangat dari takeline 71 tahun kemerdekaan RI yaitu “kerja nyata”. Pemerintah berharap di ulangtahun ke 71 ini, pemerintah dan rakyat bersatu padu dalam bekerja menuju cita-cita kemerdekaan yang tertuang dalam Pancasila. (WD)


Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas