- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- SELAMAT & SUKSES KEPADA PESERTA LATDAS SAKA TARUNA BUMI TAHUN 2020 -- SMK-PP N BANJARBARU MENGUCAPKAN SELAMAT MAGANG BAGI SISWA KELAS XI TP. 2019/2020 - -

PRAKTEK LAPANGAN SISWA KELAS XI DI KEC.TATAH MAKMUR

Tanggal : 08/30/2016, 13:31:51, dibaca 947 kali.

Banjar, (25/8/16) Kali ini siswa-siswi SMK-PP Negeri Banjarbaru melaksanakan kegiatan praktek lapangan di Desa Tampang Awang, Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar. Para siswa-siswi yang melaksanakan paktek lapangan sama seperti sehari sebelumnya di Kec. Bati-Bati yaitu berupa praktek memanen padi. Namun kali ini yang mendapatkan giliran praktek lapangan adalah siswa dari kelas XI Pengolahan Hasil Pertanian (PHP) yang berjumlah 20 orang.



Kegiatan praktek ini bertempat di kelompok tani yang menjadi mitra dari SMK-PP N Banjarbaru dalam program Desa Mitra yang penyaluran bantuannya melalui BP3K Kecamatan Tatah Makmur yang di ketuai oleh Ibu Astyana Rahayu. Kelompok Tani yang menjadi tempat praktek lapang siswa yaitu dari Kelompok Tani Harapan Makmur yang diketuai oleh Bapak Abdul Kadir.



Menurut Penyuluh Kec. Bati-Bati Ibu Sri Maryati mengatakan: “diharapkan siswa-siswi SMK-PP N Banjarbaru mengetahui cara menghitung hasil padi dengan teknik ubinan sehingga mengetahui hasil panen dalam 1 hektar”.

Kegiatan Praktek lapangan oleh siswa kali ini tidak hanya memanen padi saja, namun juga siswa diajarkan cara menghitung hasil per ubin, menghitung anakan padi, mengules padi dan menimbang hasil ubinan. Sehingga para siswa benar-benar merasakan praktek di sawah dan merasakan menjadi petani yang sesungguhnya.



Hasil praktek siswa tersebut berupa padi dalam satu petak ubin (2,5 x 2,5 m) menghasilkan kurang lebih 3,1 KG/ubin yang kemudian dihitung dengan teknik ubinan bahwa hasil yang didapat kali ini dalam 1 hektar ialah 4,96 ton/hektar.



Menurut pemilik lahan dan Ketua Kelompok Tani Harapan Makmur Bapak Abdul Kadir mengatakan: “hasil kali ini meningkat daripada sebelumnya yang hanya berkisar 3,5-4 ton/hektar menjadi 4.96 ton/hektar, karena kali ini menggunakan teknik pemupukan yang teratur dan teknik menanam dengan jajar legowo”.



Penyuluh Desa Tampang Awang, ibu Sri Maryati juga menyampaikan bahwa: “jenis padi yang ditanam ialah siam 11 karangdukuh yang sesuai dengan keadaan lahan tanam yaitu pasang susrut sehingga menggunkan padi jenis lokal”.



Kepala Tata Usaha SMK-PP N Banjarbaru yang ikut serta dalam kegiatan tersebut menyampaikan: “ Desa mitra merupakan kerjasama dengan petani dimana petani mendapatkan bantuan dari sekolah dan sekolah mendapatkan ilmu dari petani, sehingga melalui kerjasama tersebut pembelajaran siswa tidak hanya di sekolah namun juga di lapangan”. (WD)



Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru

Kembali ke Atas



Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas