-- SELAMAT HARI KORPS PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA (KORPRI) KE-46 (29 NOVEMBER 1971-2017) --- SMKPP N BANJARBARU MENGUCAPKAN SELAMAT MELAKSANAKAN UJIAN SEMESTER GANJIL BAGI SISWA TP. 2017/2018 --

Pencarian
Waktu saat ini
Agenda
11 December 2017
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
Pelayanan
Informasi Publik
PPID SPPNBANJARBARU
Pelayanan Publik
E-Online
Menu DownloadCBT E-LearningE Rapor OnlineE-Library SMK-PP N BanjarbaruE-PersonalInfografis

SMK PP NEGERI BANJARBARU IKUT PEDULI WANITA BEBAS KANKER SERVIKS DAN PAYUDARA

Tanggal : 11/03/2017, 14:46:59, dibaca 114 kali.

SMK Pertanian pembangunan negeri Banjarbaru pada hari Senin 23 Oktober 2017 mengadakan kegiatan pemeriksaan kanker serviks dan payudara.  Kegiatan tersebut bekerjasama dengan Puskesmas Sungai Ulin Banjarbaru.

Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian terhadap para wanita sebab dua jenis kanker tersebut hanya menyerang wanita saja dan merupakan pembunuh wanita no satu. "Selain bentuk kepedulian,  pemeriksaan ini juga  program dari kementerian pertanian yang digagas ibu Menteri Andi Amran Sulaiman." Kata ibu Suherman, ketua Dharma Wanita SMK PP Negeri Banjarbaru.

dr. Dani Indiah P selaku dokter umum Puskesmas Sungai Ulin Banjarbaru menyambut baik kegiatan ini.  Dibantu oleh bidan Sukma Dewi AR dan Hikmatul Hasanah, dilakukan pemeriksaan terhadap 25 ibu-ibu.  Mereka adalah anggota dari Dharma Wanita SMK PP Negeri Banjarbaru. 

"Pemeriksaan yang kami lakukan meliputi cek tensi, berat badan,  payudara dan kanker serviks." kata dr Dani Indah. Beliau menambahkan sangat senang dengan kegiatan ini, sebab biasanya dokter dari Puskesmas Sungai Ulin secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan kepada siswa. Antara sekolah dengan Puskesmas sebelumnya memang sudah ada MOU.  "Sekarang giliran memeriksa ibu-ibu darma wanita." katanya.

Selain melakukan pemeriksaan,  para ibu Dharma Wanita tampak antusias dalam berkonsultasi. Ini merupakan sebuah upaya preventif untuk mencegah atau mengobati penyakit tersebut. 

Kanker serviks sering ditemukan pada wanita setelah kanker payudara. Berdasarkan data dari Yayasan Kanker Payudara Indonesia, sebanyak 8,2 juta orang di dunia meninggal karena kanker setiap tahunnya. Jika tidak dilakukan upaya pencegahan dan pengendalian yang efektif, maka pada tahun 2025 diperkirakan jumlah yang meninggal karena kanker meningkat menjadi 11,5 juta orang.

Di Indonesia, kanker payudara menjadi kasus kematian tertinggi dengan angka 21,5 pada setiap 100.000. Yang memprihatinkan, 70 persen pasien kanker payudara baru datang ke fasilitas kesehatan pada stadium lanjut.

"Peran ibu rumah tangga sangat besar.  Selain mengurus anak,  dia juga mengurus kebutuhan rumah tangga lainnya,  serta suami mereka.  Jadi mereka harus sehat." kata ibu Suherman.

Beliau menambahkan,  pemeriksaan ini merupakan deteksi dini terhadap kanker,  jadi bila ditemukan bisa segera diatasi. Sehingga kanker tersebut tidak berkembang ke stadium lanjut. (eD)


Tim Pemberitaan SMKPP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas