-- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU --- SMKPP NEGERI BANJARBARU MENGUCAPKAN DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE 73 TAHUN, 17 AGUSTUS 1945 - 2018 --- -

SISWA KELAS XII PERKEBUNAN, SIAP MENJADI MANDOR KEBUN

Tanggal : 03/08/2018, 10:32:12, dibaca 195 kali.

Banjarbaru, (8/3/2018) – Uji sertifikasi profesi Mandor Kebun bagi siswa kelas XII Perkebunan SMKPP Negeri Banjarbaru Tahun Pelajaran 2017/2018 telah selesai dilaksanakan. Ujian yang dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal dari tanggal 28 Februari sd 3 Maret 2018 ini, berjalan dengan lancar.


Pada uji sertifikasi profesi mandor ini diikuti oleh 49 siswa Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP). Para siswa ini di uji oleh para asesor dari LSP Kementerian Pertanian, yang tentunya sudah lulus menjadi asesor khususnya bidang Perkebunan.


Para asesor ini akan menilai para siswa berdasarkan standar penilaian yang ada khususnya untuk profesi mandor kebun. Nantinya siswa akan di nilai apakah mereka kompeten atau tidak kompeten, yang di umumkan di penutupan.


Pada penutupan, tanggal 3 Maret 2018  para siswa kelas XII Perkebunan SMKPP Negeri Banjarbaru, dinyatakan kompeten menjadi mandor kebun oleh salah satu asesor LSP Kementan, Bapak Marwoto.


"Alhamdulillah, 95 orang siswa kami nyatakan semuanya kompeten, dan nanti akan segera menerima sertifikat profesi masing-masing." kata salah satu Asesor, Bapak Marwoto.


Sertifikat  ini akan dibawa ke Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) oleh tim LSP Kementan dan sertifikat  ini berlaku Nasional, sehingga siswa memiliki sertifikat yang diakui nasional dan dapat digunakan untuk bekal bekerja di Dunia Usaha dan Industri berskala nasional.


Bapak Agus Suprandiyo, selaku Ketua Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Perkebunan SMKPP Negeri Banjarbaru mengatakan, “Peluang pekerjaan menjadi mandor itu sendiri masih terbuka lebar dan ini (sertifkat profesi mandor) menjadi nilai tambah bagi siswa lulusan SMKPP Negeri Banjarbaru, untuk dapat bersaing dan berkompetisi mendapatkan pekerjaan, khususnya mandor”, Ujarnya.


Menambahkan di atas, Bapak Agus mengatakan, “Harapannya ujian ini dapat dilaksanakan dengan baik, supaya memberi nilai tambah terhadap institusi, begitu juga dengan siswa yang akan meninggalkan SMKPP itu sendiri”, Katanya


Pada ujian tersebut para siswa telah dinilai berdasarkan poin-poin, diantaranya: Menentukan pekerjaan, menentukan sumber daya yang diperlukan, menyiapkan alat/mesin dan bahan yang diperlukan, pengarahan pekerjaan penyiapan lahan.


Selanjutnya pengarahan pekerjaan penanaman, pengarahan pekerjaan pemeliharaan, pengarahan pekerjaan panen, melakukan pembagian tugas kepada pekerja, mengawasi pekerja sesuai arahan, menilai keseuaian kerja, menghimpun data hasil pelaksanaan pekerjaan dan terakhir membuat laporan hasil kerja.


Perlu dijelaskan bahwa para asssesor untuk profesi mandor bagi Siswa Agribisnis Tanaman Perkebunan ini hanya di asesori oleh 5 asesor dan 1 assesor hanya akan mengasesor maksimal 10 orang siswa.


Maka, dengan memiliki sertifikat yang telah dinilai berdasarkan penilaian Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang dilakukan oleh Asesor dari LSP Kementan dan kemudian di akui sertifikatnya oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), maka siswa akan memiliki bekal dan keunggulan dalam mencari pekerjaan di Dunia Usaha & Industri.


Perlu diketahui bahwa Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2004 atas perintah UU Nomor 13 tahun 2003, tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi.


Serta, standar kompetensi merupakan ukuran atau patokan tentang pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang harus dimiliki seseorang untuk mengerjakan suatu pekerjaan atau tugas sesuai dengan unjuk kerja yang dipersyarakatkan.(WD)


Humas SMKPP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas