-- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU --- SMKPP NEGERI BANJARBARU MENGUCAPKAN DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE 73 TAHUN, 17 AGUSTUS 1945 - 2018 --- -

SISWA SMKPP N BANJARBARU, DI AJANG GRAND FINAL AHM BEST STUDENT 2018

Tanggal : 08/07/2018, 06:59:18, dibaca 26 kali.

BANJARBARU - Pekan ini bisa jadi pekan yang menggembirakan bagi SMK PP N Banjarbaru, dikarenakan salah satu siswanya mendapat kesempatan mengikuti ajang Grand Final AHM Best Student tingkat nasional, yang diselenggarakan pada tanggal 31 Juli sampai 4 Agustus 2018 di Hotel Santika Kelapa gading, Jakarta Utara. Seperti yang tertera dalam surat undangan dari perwakilan Kantor AHM Trio Motor Kalimantan Selatan, tertanggal 30 Juli 2018, siswa yang beruntung itu adalah Wiedia Sukoco, siswa kelas XII jurusan Pembenihan dan Kultur Jaringan.

Wiedia Sukoco ini merupakan salah satu penerima Beasiswa Best Student 2018. Wieda Sukoco telah menulis dan mengirimkan makalah wirasusaha mengenai “Tomat fertigasi”, dan dikirim dalam ajang ini. Ajang yang diikuti sebanyak 353 siswa ini berkompetesi untuk menjadi yang terbaik dalam tema wirausaha muda.

Pada akhirnya Wieda Sukoco setelah mengikuti seleksi yang ketat untuk mempresentasikan makalahnya , akhirnya pihak manajemen Trio Honda Motor Kalsel, memilih Wieda Sukoco mewakili Propinsi Kalimantan selatan untuk presentasi di Jakarta. 

Bersama 26 orang terpilih dari seluruh Indonesia, mereka diminta untuk mempresentasikan makalahnya terkait bidang usaha yang digelutinya. Dalam proses penjurian final di Jakarta, karya 26 siswa terbaik diverifikasi tim AHM bersama PPM School of Management. Semua siswa wajib melakukan presentasi di hadapan dewan juri.

Penilaian juri meliputi beragam aspek, yaitu kreativitas bisnis, kinerja bisnis, pemanfaatan media sosial, prospek bisnis, kegigihan dalam mengembangkan usaha bisnis, dan kemampuan memaparkan bisnisnya di hadapan dewan juri.

Sebagai peserta yang mewakili wirausaha bidang pertanian dengan tema tomat fertigasi cukup membuat bangga bagi wieda sukoco. Bidang pertanian yang ia geluti selama ini ternyata mampu juga bersaing dengan sekolah lain yang bukan sekolah pertanian.

Kalau dulu pertanian dianggap sebelah mata oleh kebanyakan orang, maka weidia sukoco telah membuktikan diri kalau ada kemauan dan perjuangan tak kenal menyerah, bidang pertanian juga akan memberikan kebanggaan tersendiri, paling tidak bagi Wiedia Sukoco dan teman-temannya yang bersekolah di jurusan Pertanian.  

“Saya senang bisa mempresentasikan bidang pertanian dihadapan juri dan kawan-kawan dari seluruh Indonesia, selain itu saya bahagia karena bisa belajar dan mendapat pengalaman baru dari teman-teman saya yang punya usaha dengan kreativitas dan inovasi anak muda yang sangat luar biasa”, ungkap Wiedia. 

“Dijakarta saya selain mendapatkan beasiswa dari AHM saya juga mendapat piagam dan medali, walaupun saya belum beruntung untuk mendapatkan golden ticket tapi saya sudah senang, dan nati saya akan meningkatkan hal yang masih kurang”Kata Wieda

Ajang ini sepeti dilansir dalam halaman berita AHM menyatakan bahwa Semua peserta finalis AHM BS 2018 yang masuk dalam babak final (26 siswa) juga berhak mendapatkan beasiswa pendidikan dengan total sebesar Rp 54 juta. 

Wiedia Sukoco masih belum puas dengan pencapaian yang ia dapat, meskipun ia sudah mendapatkan hadiah, namun ia masih beringinan kuat bersama teamnya untuk terus meningkatkan usahannya dibidang pertanian.” Bulan ini kami sudah menanam sayur dengan metode Hidroponuk DFT dan juga Agroponik namun kami juga masih terus mengembangkan sayuran lain dengan metode fertigasi. Mudahan kami bisa melanjutkan usaha kami setelah lulus dari sekolah ini” harap wiedia menutup bincang bincang dengan team berita.

TIm Pemberitaan SMKPP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas