- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- SELAMAT ATAS DIKUKUHKANNYA CALON SISWA BARU MENJADI SISWA SMKPP N BANJARBARU TP. 2019/2020 -- DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE 74 TAHUN, “SDM UNGGUL, INDONESIA MAJU” - -

Pencarian
Waktu saat ini
Agenda
21 August 2019
M
S
S
R
K
J
S
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
Pelayanan
Informasi Publik
PPID SPPNBANJARBARU
Pelayanan Publik
E-Online
CBT OnlineMenu DownloadE Rapor OnlineE-Library SMK-PP N BanjarbaruE-PersonalInfografis

7 SISWA TPH MAGANG DI PETANI BAWANG MERAH, TAPIN SELATAN

Tanggal : 01/22/2019, 13:11:57, dibaca 279 kali.

Tapin (15/1/2019) - ) 7 orang siswa kelas XI dari program keahlian Tanaman Pangan dan Hortikulura SMKPP N Banjarbaru telah dikirim untuk magang di BP3K Tapin Selatan tepatnya di Kec. Tapin Selatan, Kab. Tapin.


Meraka diantar oleh 3 orang guru yang bertugas untuk yang mengantar akan menyerahkan kepada pihak tempat magang untuk dapat nantinya di bimbing dan berikan pengetahuan di dunia usaha dan industri.


7 orang siswa tersebut akan magang di petani yang berada di wilayah kerja BP3K tapin Selatan, dimana mereka akan ditempatkan ke petani bawang merah yang ada disana.


“Kami akan melaksanakan kegiatan magang di BP3K Tapin Selatan yang berjumlah 7 orang, kurang 3 bulan lamanya, kita akan magang di petani yang membudidayakan bawang merah”, Ujar salah satu siswa magang, Nona Mayora Maulidia.


Pada saat magang ini siswa harus dapat berbaur dengan petani dan lingkungan yang baru, serta mereka harus mempersiapkan fisik dan mental serta alat pertanian untuk mendukung pelaksanaan magang.


Seperti yang dijelaskan salah satu siswa magang lainnya, Linda Hamidah, “Alat-alat yang kami gunakan seperti cangkul, sepatu, arit, gunting stek, pisau akulasi, dan alat pertanian lainya”, Ujarnya.


“Disana kami juga akan di bantu oleh petani dan kami juga sambil belajar bagaimana budidaya bawang merah yang benar dan sesuai dengan prosuder yang ditunjukkan nantinya”, Ujar Linda Hamidah menambahkan.


Selama 3 bulan itu mereka harus benar-benar melaksanakan kegiatan seperti petani yang menjadi tempat magang mereka, serta mereka harus dapat menyerap ilmu dari petani tersebut.


Sehingga nantinya saat mereka kembali dari magang, siswa dapat mengembangkan dan menjalankan ilmu yang mereka dapatkan pada saat magang itu. Tentunya juga menjadi bahan untuk laporan magang nantinya. (WD)


Humas SMKPP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas