- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- PENERIMAAN SISWA BARU SISTEM ONLINE GEL II TELAH DIBUKA, 23 JUNI SD 3 JULI 2020 -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.30 SD 14.30) -- SELAMAT PURNA TUGAS BERSAMA KELUARGA BAPAK SUHERMAN, SEMOGA JASA DAN PENGABDIAN MENJADI AMAL IBADAH -

Pencarian
Waktu saat ini
Pelayanan
PPDB Online 2020
PPID SPPNBANJARBARU
Pelayanan Publik
E-Online
CBT OnlineMenu DownloadE Rapor OnlineE-Library SMK-PP N BanjarbaruE-PersonalInfografis
Agenda
05 July 2020
M
S
S
R
K
J
S
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8

PANEN KACANG TANAH SEMI ORGANIK DI LAHAN PRAKTEK

Tanggal : 02/20/2019, 06:46:01, dibaca 590 kali.

Banjarbaru (19/02/2019) – Sejak pukul 08.00 Wita, di lahan praktek Guntung Lua, Siswa kelas X jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) sudah berkumpul untuk melakukan pemanenan Kacang Tanah.


Panen kacang tanah yang ditanam di lahan seluas lebih dari 1,5 Ha merupakan bimbingan Guru Produktif TPH SMKPP N Banjarbaru Muhammad Arsyad, dengan jenis kacang tanah varietas kelinci.


Menurut M. Arsyad kacang ini sangat siap di panen, “kacang tanah ini sudah saatnya dipanen, karena untuk varietas kancil ini, dibutuhkan waktu 100 hingga 130 hari untuk bisa dipanen, hal Ini juga terlihat dari daunnya yang sudah mulai berubah warna menjadi kekuning-kuningan”, Ujarnya.


Menurut M. Arsyad variestas kacang tanah ini di perlakukan dengan cara semi organik dimana pupuk yang digunakan merupakan pupuk trichocompos.


“Kami menggunakan pupuk trichocompos karena berfungsi memberikan suplay unsur hara bagi kacang tanah dan bebas dari serangan hama penyakit selain gulma”, Katanya menjelaskan.


Perlakuan dengan pupuk trichocompos membuat kacang tanah tumbuh subur, walau di lahan berkerikil dan di sekitar tumbuhi oleh gulma, menurut M. Arsyad menjelaskan, “Gulma yang tumbuh tidak berpengaruh, selama polong dari kacang tanah sudah terbentuk”, Katanya.


“Oleh karena itu pengolahan tanah sebelum masa tanam dan pemberian pupuk trichocompos harus diperhatikan untuk mencegah gangguan dari gulma pada saat pembentukan polong kacang tanah, meskipun saat ini kehadiran gulma sudah terlihat disekitar tanaman kacang tanah”, Ujar M. Arsyad.


M. Arsyad berharap, “Semoga kedepannya akan bisa lebih banyak lagi yang kita tanam dan kita panen. Sementara itu, kacang tanah yang sudah kita panen akan dipasarkan dilingkungan SMK-PP Negeri banjarbaru, dan di wilayah sekitar Lahan Praktek guntung Lua” harapannya.


Panen kali ini menurut M. Arsyad, dari hasil 2 bedengan yang di panen, kira-kira dapat menghasilkan kurang lebih 100 kg kacang tanah. (TM/wd)


Tim Pemberitaan SMKPP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas