- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-75 - INDONESIA MAJU * BANGGA BUATAN INDONESIA * KONSUMSI PRODUK PERTANIAN INDONESIA -- SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1441H BAGI UMAT MUSLIM SEDUNIA -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.00 SD 14.30) -- -

Pencarian
Waktu saat ini
Pelayanan
PPDB Online 2020
PPID SPPNBANJARBARU
Pelayanan Publik
E-Online
CBT OnlineMenu DownloadE Rapor OnlineE-Library SMK-PP N BanjarbaruE-PersonalInfografis
Agenda
12 August 2020
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5

SISWA PERKEBUNAN MENGIKUTI UJI SERTIFIKASI MANDOR KELAPA SAWIT

Tanggal : 02/21/2019, 15:06:09, dibaca 671 kali.

Banjarbaru, (20/2/2019) – Siswa Kelas XII Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP) SMKPP N Banjarbaru mengikuti Uji Sertifikasi Profesi (USP) bidang mandor kelapa sawit.


Uji sertifikasi ini diikuti oleh 53 orang siswa ATP, yang terdiri dari 2 kelas. Mereka akan mengikuti uji sertifikasi selama 4 hari (19 sd 22 Februari 2019).


Uji Sertifikasi Profesi (USP ) yang dilaksanakan siswa ini merupakan sertifikasi di bidang pertanian, sehingga para asesornya berasal dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pertanian yang berada di naungan BPPSDMP, Kementerian Pertanian.


Siswa kelas XII ini akan di uji, baik berupa uji teori, wawancara dan praktek. Mereka akan dinilai apakah kompeten di bidang profesi yang mereka ambil atau malah tidak kompeten.


Menurut Sukarji, salah satu asesor mandor kelapa sawit, menyampaikan, “Kompetensi mandor ialah pengetahuan, ketrampilan, sikap yang harus di miliki oleh seseorang untuk menjalankan fungsi mandor kelapa sawit”, Ujarnya.


Untuk asesor Mandor Kelapa Sawit sendiri ada 6 orang diantaranya dari: PTPN XII Surabaya, BBPP Binuang (2), LPP Yogyakarta, Polbangtan Bogor, BPP Jambi.


Uji sertifikasi ini akan dinilai berdasarkan standar yang telah di tentukan dari BNSP, diantaranya: Menentukan pekerjaan, sumber daya yang diperlukan, menyiapkan alat/mesin dan bahan yang diperlukan, pengarahan pekerjaan penyiapan lahan.


Selanjutnya pengarahan pekerjaan penanaman, pengarahan pekerjaan pemeliharaan, pengarahan pekerjaan panen, melakukan pembagian tugas kepada pekerja, mengawasi pekerja sesuai arahan, menilai keseuaian kerja, menghimpun data hasil pelaksanaan pekerjaan dan terakhir membuat laporan hasil kerja.


Apabila siswa di anggap kompeten  menurut Asesor dari Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP) Yogyakarta mengatakan, “Ketika dia kompeten berdasarkan uji ini, maka yang bersangkutan pasti nanti akan mampu melaksanakan sebagai mandor pemeliharaan kelapa sawit”, Kata Sukardi.


Setelah dinyatakan kompeten, hasil dari penilaian mereka akan di bawa ke Badan Nasional Sertifikasi Profesi disingkat (BNSP), setelah  penilaian di anggap valid, setelahnya akan diserahkan ke LSP Pertanian untuk dibuatkan sertifikat yang berlaku 4 tahun. (WD)


Humas SMKPP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas