- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- SELAMAT & SUKSES KEPADA PESERTA LATDAS SAKA TARUNA BUMI TAHUN 2020 -- SMK-PP N BANJARBARU MENGUCAPKAN SELAMAT MAGANG BAGI SISWA KELAS XI TP. 2019/2020 - -

SISWA TPHP IKUTI UJI SERTIFIKASI PEMBUAT SELAI NANAS

Tanggal : 02/22/2019, 08:15:57, dibaca 381 kali.

Banjarbaru, (21/2/2019) - Siswa Kelas XII Kompetensi Keahlian Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP) SMKPP N Banjarbaru mengikuti Uji Sertifikasi Profesi (USP) bidang pembuat selai nanas.


Terdapat 26 orang siswa Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian yang mengikuti ujian ini. Mereka akan mengikuti uji sertifikasi ini selama 4 hari (19 sd 22 Februari 2019), yang dilaksanakan di laboratorium Pasca Panen SMKPP N Banjarbaru di H. Idak


Siswa kelas XII ini akan di uji, baik berupa uji teori, wawancara dan praktek. Mereka akan dinilai apakah kompeten di bidang profesi yang mereka ambil atau malah tidak kompeten.


Menurut asesor pembuat selai nanas Diana Triswaningsih, “Sertifikat profesi ini adalah penting bagi siswa yang akan melanjutkan mencari pekerjaan atau membuka usaha sendiri ataupun melanjutkan ke sekolah yang lain”, Katanya.


“Sebab, dengan memiliki sertifikasi, siswa memiliki keahlian yang diyakini dapat bersaing dengan tenaga kerja yang lain, terutama di era MEA ini” Ujarnya menambahkan.


Uji Sertifikasi Profesi (USP ) yang dilaksanakan siswa ini merupakan sertifikasi di bidang pertanian, sehingga para asesornya berasal dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pertanian yang berada di naungan BPPSDMP, Kementerian Pertanian.


Asesor untuk pembuat selai nanas terdiri dari 3 orang yang berasal dari: Polbangtan Malang dan BBPP Ketindan (2). Ketiga asesor tersebut akan menguji berdasarkan standar penilaian yang telah di tetapkan dari BNSP.


“Siswa akan diuji tentang prosedur keamanan keselamatan kerja (K3), menerapkan keamanan pangan, pemilihan kemasan yang akan digunakan untuk hasil produksinya dan terakhir ketrampilan dalam mengolah buah menjadi selai dengan kualitas standar SNI”, Ujar Diana Triswaningsih.


Masih menurut Diana, apabila dinyatakan kompeten, hasil dari penilaian mereka akan di bawa ke Badan Nasional Sertifikasi Profesi disingkat (BNSP), setelah hasil penilaian di anggap valid, setelahnya akan diserahkan ke LSP Pertanian untuk dibuatkan sertifikat yang berlaku 4 tahun.


Uji sertifikasi yang di fasilitasi oleh sekolah ini merupakan bentuk komitmen sekolah untuk mencetak lulusan yang memiliki keahlian dalam suatu bidang profesi, yang ditunjukkan dengan adanya sertifikat dari LSP.(WD)


Humas SMKPP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas