- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- SELAMAT HARI JADI KE-65 TAHUN SMK-PP (SPMA/SPP) N BANJARBARU (1 NOVEMBER 2020) -- SELAMAT HARI GIZI NASIONAL (25 JANUARI 2021) "Gizi Seimbang, Remaja Sehat, lndonesia Kuat" -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.00 SD 14.30) -- -

Pencarian
Waktu saat ini
Pelayanan
PPID SPPNBANJARBARU
Pelayanan Publik
E-Online
Layanan Aspirasi & PengaduaanE-Publikasi KementanSatu Layanan KementanMenu DownloadE-Library SMK-PP N BanjarbaruInfografis
Agenda
26 January 2021
M
S
S
R
K
J
S
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6

ANTUSIASME PESERTA DI PELATIHAN OPSIN DI BPP MANDASTANA

Tanggal : 09/18/2019, 10:57:03, dibaca 526 kali.

BARITO KUALA – Memasuki hari terakhir, para peserta pelatihan Optimalisasi Pemanfaatan Alsintan (OPSIN) di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Mandastana, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan pada Selasa (17/9), terlihat bersemangat.


Pasalnya pada hari terakhir ini, para peserta akan melaksanakan praktek bagaimana merawat dan mengoperasikan Alsintan. Hal ini merupakan penerapan dari ilmu yang mereka dapatkan melalui materi yang mereka terima di hari sebelumnya.


Praktek kali ini lebih ditekankan pada traktor roda 4, sebab para peserta sudah terbiasa menggunakan traktor roda 2. Sebanyak 3 unit traktor roda 4 didatangkan oleh BPP Mandastana sebagai media praktek peserta.


Pada pelaksanaan praktek, para peserta didampingi oleh para istruktur dan beberapa orang PPL BPP Mandastana. Praktek diawali dengan pengenalan beberapa bagian penting dari traktor. Kemudian dilanjutkan dengan praktek pengoperasian traktor.


Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dan besarnya kemauan peserta dalam mencoba mengoperasikan traktor. Hal ini juga diungkapkan oleh Sukaeri, salah satu peserta dari kelompok tani “Rukun Tani”.


Ia mengungkapkan bahwa dirinya sangat senang dengan adanya pelatihan ini, karena menurutnya ini merupakan salah ilmu yang wajib dimiliki oleh petani. Yakni mengoperasikan traktor dengan baik dan benar, sehingga dapat memperpanjang usia pakai mesin.


“Kalau bisa pak, pelatihan ini benar-benar dilaksanakan sampai akhir. Sehingga kami bisa benar-benar mengerti bagaimana merawat dan mengoperasikan alsintan,” ujarnya.


Senada dengan Sukaeri, hal senada juga diungkapkan oleh Salamun, peserta dari kelompok tani “Karya Tani”, “Dengan adanya pelatihan ini, semoga kedepannya pertanian yang khususnya ada di mandastana menjadi lebih baik, lebih maju, hasilnya lebih maksimal dan petani lebih sejahtera,” pungkasnya. (tm/wd)


TIm Humas SMK-PP N Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas