- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- SELAMAT HARI JADI KE-65 TAHUN SMK-PP (SPMA/SPP) N BANJARBARU (1 NOVEMBER 2020) -- SELAMAT HARI GIZI NASIONAL (25 JANUARI 2021) "Gizi Seimbang, Remaja Sehat, lndonesia Kuat" -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.00 SD 14.30) -- -

Pencarian
Waktu saat ini
Pelayanan
PPID SPPNBANJARBARU
Pelayanan Publik
E-Online
Layanan Aspirasi & PengaduaanE-Publikasi KementanSatu Layanan KementanMenu DownloadE-Library SMK-PP N BanjarbaruInfografis
Agenda
26 January 2021
M
S
S
R
K
J
S
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6

SOSIALISASI KESEHATAN PEREMPUAN BAGI SISWI PERTANIAN

Tanggal : 09/18/2019, 13:27:29, dibaca 535 kali.

Banjarbaru, - Sebagai siswa di sekolah pertanian (SMK-PP N Banjarbaru), mereka tidak melulu mengurus tentang pertanian, namun mereka harus mengerti dan bisa menjaga diri akan kesehatan masing-masing, khususnya bagi siswa perempuan.


Salah satu tindak lanjut bagi Siswi di SMK-PP N Banjarbaru ialah memberikan pemeriksaan dan edukasi tentang kesehatan perempuan, salah satunya yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, yang kali ini menggelar sosialisasi tentang “Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Anemia Remaja Putri”, pada Selasa (17/9).


Sosialisasi ini dihadiri oleh semua siswa baik kelas X, XI dan XII, dimana mereka mendapatkan materi kesehatan dari 2 orang dari Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru dan 1 orang tenaga Puskesmas di Kec. Banjarbaru Utara.


Salah satu pemateri  Hj. Rahmaniah, Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, mengatakan, “Kunjungan ke SMK-PP ini dalam rangka upaya pencegahan dan penanggulangan anemia remaja putri yang merupakan program nasional dan dari Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru juga”, Katanya.


“Disini kami pemeriksaan langsung hemoglobin (HB) di dalam tubuh remaja putri karena apa, karena kami melihat remaja putri ini supaya menjadi ibu-ibu yang nantinya untuk mencegah hal-hal yang tidak di inginkan seperti misalnya: hamil, pendarahan, melahirkan tidak terjadi stating yang menjadi pembicaraan nasional”, Ungkap Hj. Rahmaniah.


Selain mendapatkan ilmu tentang cara pencegahan dan penanggulangan anemia, mereka juga mendapatkan tablet penambah darah selama setahun, yang harus diminum 1 tablet per minggunya.


Jadi siswi akan mendapatkan 52 tablet dalam setahun dan mereka akan dipantau melalui buku control untuk melihat sejauh mana mereka minum. Sehingga diharapkan nantinya siswi pertanian HB nya akan selalu terjaga sehingga dapat beraktifitas seperti biasanya sebagai generasi muda di bidang pertanian.(wd)


Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas