- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- SELAMAT HARI KESAKTIAN PANCASILA, 1 OKTOBER 2019 -- SELAMAT HARI BATIK NASIONAL, 2 OKTOBER 2019 - -

Pencarian
Waktu saat ini
Agenda
14 October 2019
M
S
S
R
K
J
S
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
Pelayanan
Informasi Publik
PPID SPPNBANJARBARU
Pelayanan Publik
E-Online
CBT OnlineMenu DownloadE Rapor OnlineE-Library SMK-PP N BanjarbaruE-PersonalInfografis

PELATIHAN OPSIN DI DESA MITRA BERJALAN LANCAR

Tanggal : 09/27/2019, 15:21:32, dibaca 37 kali.

Banjarbaru, - SMK-PP N Banjarbaru telah selesai menggelar pelatihan bagi petani di Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala, berupa pelatihan optimalisasi pemanfaatan alat mesin pertanian (opsin), selama 4 hari, 16 sd 19 Sepetember 2019.


Menurut ketua panitia kegiatan pelatihan Opsin SMK-PP N Banjarbaru Slamet Riadi, menyebutkan bahwa pelatihan ini berjalan lancar, “Kegiatan berjalan lancar, terus selama 2 kali kegiatan peserta antusias datang mengikuti pelatihan”, Ujarnya.


Pelatihan yang di gelar di Desa mitra SMK-PP N Banjarbaru ini dibagi menjadi 2 tahap yaitu tepatnya bagi kelompok tani yang ada di bawah naungan dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Mandastana.


Sebab, pelatihan yang diikuti oleh sejumlah petani yang tergabung dalam kelompok tani dan gabungan kelompok tani (gapoktan) ini menurut Slamet Riadi adalah dalam rangka mendukung program pemerintah.


"Pelatihan ini diselenggarakan dalam rangka mendukung program pemerintah, yaitu pemberian bantuan alsintan yang harus dimanfaatkan dan dioptimalkan sebaik mungkin. Agar manfaat dari alsintan ini dapat mendukung kegiatan usaha tani yang bapak laksanakan, supaya kita betul-betul bisa dikatakan mandiri," jelasnya.


Pelaksanaan pelatihan ini juga ada beberapa tantangan, menurut Slamet, “Tantangan di pelatihan ini terutama perawatan pemeliharaan unit traktor itu sulit, sehingga petani perlu dikasih bimbingan dulu sebelum pengoperasian”, Ungkapnya


Namun Slamet mengungkapkan, pelatihan ini harus kembali di adakan di tahun depan, Sebab menurutnya, “Pelatihan ini perlu diadakan lagi di tahun depan, sebab ini sangat bermanfaat sekali bagi petani”, Ujar Slamet Riadi.


Sebab di pelatihan ini petani mendapatkan materi tentang perawatan pada traktor roda 2. Hal ini dikarenakan hampir 80% petani yang mengikuti pelatihan ini memiliki dan menggunakan traktor roda 2. Sedangkan untuk materi praktek, peserta dikenalkan dan diajarkan traktor roda 4.


Selain itu, petani juga diajari tentang Mesin Pompa Air, Mesin Pemanen Padi (Combine Harvaster), dan Mesin Penanam Padi (Transplanter). Selain itu, tambahnya juga ada materi Teknik Perawatan dan Perbaikan terkait Alsintan tersebut.(wd)


Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas