- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- PENERIMAAN SISWA BARU SISTEM ONLINE TELAH DIBUKA, MULAI 4 SD 20 MEI 2020 & DIBUKA LAGI 2 SD 19 JUNI 2020 -- SELAMAT MELAKSANAKAN LEARNING FROM HOME BAGI SISWA SMK-PP N BANJARBARU, #STAY SAFE - SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, WALAU BEBERAPA PEGAWAI LAKUKAN WFH -- -

GERAKAN SOLIDARITAS KORPRI SMK-PP TAHAP 2

Tanggal : 05/18/2020, 08:53:44, dibaca 47 kali.

Banjarbaru - Sehari jelang pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Kota Banjarbaru, Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Banjarbaru, kembali salurkan bantuan sembako kepada Tenaga Harian lepas (THL) SMK-PP Negeri Banjarbaru dan masyarakat yang terdampak COVID-19 di lingkungan sekitar SMK-PP Negeri Banjarbaru pada Jum’at (15/5) pagi.


Kegiatan kepedulian sosial ini memang telah diagendakan menjelang Hari Raya Idul Fitri oleh Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) yang diteruskan ke Unit Pelaksanas Teknis (UPT) di SMK-PP N Banjarbaru.


Kegiatan Gerakan Solidaritas KORPRI Kementan RI Tahap II ini merupakan lanjutan dari Tahap I, yang penyerahannya dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo secara simbolis melalui video confrence dari Agriculture War Room (AWR) Kementerian Pertanian pada Jumat (17/4) lalu. Dimana kegiatan serupa juga telah dilaksanakan oleh SMK-PP Negeri Banjarbaru pada beberapa pekan lalu.


Kegiatan ini juga sesuai dengan imbauan Kepala BPPSDMP, Prof. Dedi Nursyamsi yang mengajak Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pertanian RI untuk berempati pada warga sekitar.


Ia menyampaikan bahwa rasa untuk saling membantu harus ditingkatkan, salah satunya empati sosial rasa untuk mencapai keadilan sosial. Imbauan ini ia sampaikan dalam kegiatan video conference Sapa Petani bahwa Covid meluluhlantakkan sistem produksi, distribusi pangan, ekonomi, pariwisata.


Sama seperti sebelumnya, bantuan sembako kali ini didistribusikan secara door to door guna menghindari kerumunan. Namun untuk penerima, ada penambahan dari segi jumlah dan kriteria. Diantaranya ASN Kementerian Pertanian, guru tidak tetap, dan pelaku pertanian.


Adapun bantuan sembako yang disalurkan adalah dalam bentuk  bantuan langsung yang terdiri dari beras, gula, teh, minyak goreng, telur, sabun batang, dan sabun cair. (TM/wd)


Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas