- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- PENERIMAAN SISWA BARU SISTEM ONLINE TELAH DIBUKA, MULAI 4 SD 20 MEI 2020 & DIBUKA LAGI 2 SD 19 JUNI 2020 -- SELAMAT MELAKSANAKAN LEARNING FROM HOME BAGI SISWA SMK-PP N BANJARBARU, #STAY SAFE - SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, WALAU BEBERAPA PEGAWAI LAKUKAN WFH -- -

PWMP BPS, TETAP SEMANGAT BUDIDAYA JAMUR

Tanggal : 05/19/2020, 07:53:38, dibaca 30 kali.

Banjarbaru, - Kelompok PWMP Borneo Paddy Straw yang di ketuai oleh Gilang Iqbal Mustofa penerima bantuan modal PWMP tahun 2019 dari SMK-PP Negeri Banjarbaru tetap semangat di tengah pandemik covid-19 ini.


Dengan bimbingan Guru Fofa Arofi, yang secara teknis dan motivasi selalu mendampingi usaha anak anak muda ini, tetap melaksanakan usaha PWMP nya berupa budidaya jamur merang.


Seperti dijelaskan Fofa, “Mereka saat ini masih duduk di kelas XI jurusan Agribisnis Tanaman Perkebunan, baru baru ini panen jamur merang ditengah kondisi pandemi Covid 19”, Ujarnya saat ditanyai melalui sambungan whatsapp (18/5).


Menariknya dari usaha ini adalah jamur merang  yang pada umumnya  menggunakan media  jerami padi mereka menggunakan limbah sawit berupa janjang kosong.


Potensi bahan baku jamur berupa  jangkos yang melimpah dari pabrik pengolahan kelapa sawit di Kalimantan Selatan yang selama ini belum termanfaatkan secara maksimal. Selain mendapat keuntungan dari jamur merang yang dihasilkan juga dapat berkontribusi dalam mewujudkan budidaya sawit berkelanjutan.


Keuntungan lain dari penggunaan jangkos sebagai media jamur merang yaitu media dapat digunakan lebih dari satu kali. Pembudidaya jamur  merang khususnya di kalsel belum terlalu banyak sehingga potensi pasarnya masih sangat terbuka lebar.


Melallui informasi yang diperoleh melalui Gilang, “Hasil yg didapatkan cukup lumayan, panen hari ke dua mencapai 9 kg dengan luas kumbung 4 x 6 m sedangkan masa panen bisa sampai 2 Minggu dengan harga jual per kg Rp.40.000,- sampai Rp. 50.000,- langsung habis terjual dipasaran”, Ujarnya.


“Bantuan modal dari Pusdiktan, BPPSDMP, Kementan dalam program PWMP ini bener benar dapat membantu kami dalam menjalankan usaha  secara kontinyu walaupun ditengah badai COVID-19 ini”, Ungkap Gilang.


Gilang juga mengucapkan, “Terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas  program ini dan berharap teruskan program PWMP untuk mencetak petani muda milenial "ucap Gilang di akhir wawancara.(wd/fhk)


Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas