- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- PENERIMAAN SISWA BARU SISTEM ONLINE GEL II TELAH DIBUKA, 23 JUNI SD 3 JULI 2020 -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.30 SD 14.30) -- SELAMAT PURNA TUGAS BERSAMA KELUARGA BAPAK SUHERMAN, SEMOGA JASA DAN PENGABDIAN MENJADI AMAL IBADAH -

Pencarian
Waktu saat ini
Pelayanan
PPDB Online 2020
PPID SPPNBANJARBARU
Pelayanan Publik
E-Online
CBT OnlineMenu DownloadE Rapor OnlineE-Library SMK-PP N BanjarbaruE-PersonalInfografis
Agenda
10 July 2020
M
S
S
R
K
J
S
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8

PWMP SETIA SEJATI, COBA TUMPANG SARI CABAI DAN TOMAT

Tanggal : 06/18/2020, 13:10:32, dibaca 54 kali.

Banjarbaru, - Regenerasi petani menjadi salah target utama oleh Kementerian Pertanian. Tidak hanya dalam arti generasi petani yang menjadi pekerja di bidang pertanian saja, namun juga diarahkan menjadi pelaku usaha pertanian. Salah satu kegiatannya adalah melalui program Penumbuhan Wirausahwan Muda Pertanian (PWMP) yang bertujuan untuk mencetak generasi muda pertanian.


Program PWMP yang dilaksanakan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan. Kepala Badan PPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi menjelaskan bahwa, “Tujuan PWMP ini untuk menarik minat pemuda, mahasiswa dan sarjana mendukung pembangunan sektor pertanian,” ujarnya.


Diantara kelompok Penumbuhan Wirausahwan Muda Pertanian (PWMP) SMK-PP Negeri Banjarbaru, yaitu kelompok PWMP Setia Sejati, yang sebelumnya berhasil membudidayakan tomat, kembali mengembangkan usaha budidaya lainnya.


Kelompok yang terdiri dari 3 orang siswa kelas XI Agribisnis Perkebunan ini di ketuai oleh Ahmad Andery Romadhany dengan anggota Khoirul Abdi dan Mawadatusifa, tidak puas hanya dengan menanam tomat saja, mereka memiliki semangat untuk mengembangkan usaha di budidaya cabai rawit.


Untuk saat ini mereka sedang memulai dengan tahap penyemaian cabai. Rencananya untuk luas yang ditanam sekitar 1/4 hektar dengan jarak tanam 50cm. Apabila sudah siap nanti akan di tanam dan kemudian baru akan panen setelah 3 bulan kedepan.


Ahmad Andery Romadhany menjelaskan bahwa kelompoknya adalah kelompok PWMP yang menggunakan system tumpang sari, “Cabai ini jadi selingan di antara tanaman tomat sebab di pwmp kami ini sistem nanamnya tumpang sari jadi pinggirnya tomat”, Ungkapnya.


Dijelaskan Andery melalui whatsapps (17/6), “Penanaman model tumpang sari diharapkan nanti di tengahnya ada lombok dan saat tomatnya mati lomboknya yang menggntikan tomatnya”, Tambahnya.


Untuk lokasi tempat usaha budidaya cabai rawit masih di tempat yang sama dengan tanaman tomat di Gunung Kupang, Kecmatan Cempaka, Kota Banjarbaru.


Di akhir wawancara, Andery dan anggota kelompoknya berharap, “Nantinya diharapankan dalam 1 tanaman bisa menghasilkan 2 ons cabai, dengan jumlah tanaman 841, dengan estimasi hasil 1.682 kg”, Pungkas Andery menjelaskan.


Diketahui bahwa kelompok PWMP Setia Sejati yang di bimbing oleh guru Angga Tri Aditya Permana ini merupakan penerima bantuan modal PWMP tahun 2019 dari SMK-PP Negeri Banjarbaru.


“Dua diantara hal penting dalam bisnis pemula adalah experience dan eksperimen, jangan cepat puas dengan capaian yang ada, sebab bagi kelompok bisnis perlu mencoba hal baru termasuk komoditas, kedepannya seiring waktu mereka akan menemukan bisnis yang akan lebih mapan” Ujar Angga.(wd)


Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas