- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- PENERIMAAN SISWA BARU SISTEM ONLINE GEL II TELAH DIBUKA, 23 JUNI SD 3 JULI 2020 -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.30 SD 14.30) -- SELAMAT PURNA TUGAS BERSAMA KELUARGA BAPAK SUHERMAN, SEMOGA JASA DAN PENGABDIAN MENJADI AMAL IBADAH -

Pencarian
Waktu saat ini
Pelayanan
PPDB Online 2020
PPID SPPNBANJARBARU
Pelayanan Publik
E-Online
CBT OnlineMenu DownloadE Rapor OnlineE-Library SMK-PP N BanjarbaruE-PersonalInfografis
Agenda
11 July 2020
M
S
S
R
K
J
S
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8

BUDIDAYA TOMAT DI LAHAN PRAKTEK OLEH GURU ATPH

Tanggal : 06/23/2020, 14:02:33, dibaca 58 kali.

Banjarbaru, - Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengungkapkan di beberapa kesempatan bahwa sektor Pertanian merupakan salah satu sektor nonmigas yang bertahan dari berbagai gejolak dan ancaman krisis, sebab saat ini sektor pertanian menjadi salah satu tulang punggung di tengah upaya Pemerintah dalam menanggulangi wabah Covid-19.


Ditegaskan oleh Kepala Badan PPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi menegaskan bahwa dalam menghadapi situasi di tengah wabah COVID-19 ini, ia menegaskan pertanian merupakan garda terdepan pencegahan infeksi Covid-19, karena berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat untuk menjaga imunitas tubuh.


Terjadinya wabah covid-19 ini tidak menjadi halangan bagi SMK-PP Negeri Banjarbaru untuk melakukan aktivitas bertani dan panen namun tentunya dengan menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.


Salah satunya adalah guru SMK-PP N Banjarbaru, Arni Setyo Priambodo, seorang guru produktif bidang Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura yang mengembangkan budidaya tomat di lahan praktek SMK-PP N Banjarbaru.


Ditemui selasa, (23/6), Arni menjelaskan untuk penanaman tomat kali ini berada di lahan praktek, “Tomat yang saya tanam kurang lebih dengan luas 600 m2 yang berada di lahan praktek H. Idak”, Ujarnya.


“Tomat ini akan panen kurang lebih 2 sampai 3 minggu lagi dengan target 9/kg per tanaman yang ada”, Jelas Arni yang juga sebagai kepala pengelola lahan praktek H. Idak tersebut.


Pangsa pasar tomat ini menurut Arni lumayan dibutuhkan di wilayah kota Banjarbaru, karena biasanya sudah ada pelanggan yang akan mengambil ke tempat. Selain itu tomat ini sesuai dengan iklim yang ada di Banjarbaru, sehingga tidak terlalu susah di budidayakan.


Selain itu Arni berharap , “Semoga nantinya tomat ini menjadi komoditas unggulan bagi SMK-PP N Banjarbaru, khususnya jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura”, Ungkap guru ATPH ini.(wd)


Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas