- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- PENERIMAAN SISWA BARU SISTEM ONLINE GEL II TELAH DIBUKA, 23 JUNI SD 3 JULI 2020 -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.30 SD 14.30) -- SELAMAT PURNA TUGAS BERSAMA KELUARGA BAPAK SUHERMAN, SEMOGA JASA DAN PENGABDIAN MENJADI AMAL IBADAH -

Pencarian
Waktu saat ini
Pelayanan
PPDB Online 2020
PPID SPPNBANJARBARU
Pelayanan Publik
E-Online
CBT OnlineMenu DownloadE Rapor OnlineE-Library SMK-PP N BanjarbaruE-PersonalInfografis
Agenda
10 July 2020
M
S
S
R
K
J
S
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8

JERUK SIAM BANJAR HASIL LAHAN DISERBU KONSUMEN

Tanggal : 06/29/2020, 07:08:05, dibaca 35 kali.

Banjarbaru – Walaupun penyebaran covid-19 belum menunjukkan penurunan, hal ini tidak menyurutkan antusias konsumen jeruk siam banjar untuk datang ke lahan praktik Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Banjarbaru di Guntung Lua, Kamis (25/6).


Kedatangan konsumen yang sebagian besar ibu-ibu ini untuk membeli jeruk siam banjar yang sudah siap panen. Uniknya, pengunjung yang kebanyakan didominasi oleh ibu-ibu ini dipersilahkan untuk mencicipi buah jeruk yang akan dibeli tanpa harus membayar. Akan tetapi, jika merasa cocok dengan rasa buahnya, selanjutnya pengunjung boleh memanen atau memetik sendiri buah jeruk tersebut untuk kemudian ditimbang dan dibayar.


Dijelaskan oleh pengelola lahan Guntung Lua, Tegar Riki Subangkit, "Harga yang ditawarkan oleh pengelola lahan praktek Guntung Lua pun memang bisa dikatakan tergolong murah, yakni cukup dengan membayar Rp. 5.000,- untuk per 1 Kilogramnya", Ujarnya.


Salah satu pengunjung dari rombongan Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Erna Hertati mengatakan bahwa dirinya merasa senang bisa membeli jeruk siam banjar di Lahan Praktek Guntung Lua, karena menurutnya menyenangkan bisa membeli dengan cara memetik sambil sesekali mencicipi buah jeruk yang akan dibelinya.


“Disini enaknya metik sendiri. Puas rasanya kalau metik, beli, sambil makan. Ini aja udah berapa biji saya habiskan,” Ujarnya sambil tertawa sembali mengupas limau banjar siam yang ada di tangan kanannya.


Selain rombongan dari Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, juga ada pengunjung dari ibu-ibu komplek sekitar dan beberapa keluarga dari alumni yang datang untuk membeli bahkan ada pula yang datang hanya untuk berswafoto.


Lanjut Riki, menjelaskan bahwa ia dan pengelola lainnya berinisiatif membuka kesempatan untuk membeli sambil panen sendiri, sehingga pembeli dapat merasakan sensasi memetik buah, dan berharap bisa menumbuhkan minat serta kecintaan pembeli terhadap pertanian.


“hasil panen ini kita jual dan kita buka untuk umum dengan harapan dapat mecukupi kebutuhan gizi masyarakat, terutama yang ada di sekitar SMK-PP Negeri Banjarbaru dengan harga yang relatif murah.” Ungkapnya.


Dibukanya akses panen buah sendiri ini tentunya tetap menerapkan protokol keamanan kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Setiap pengunjung yang datang wajib menggunakan masker, diperiksa suhu tubuh menggunakan termogun, dan wajib mencuci tangan sebelum memasuki area kebun jeruk dan sesudah melakukan transaksi.


Kegiatan pertanian diatas senada dengan ajakan Menteri Pertanian Dr. Syahrul Yasin Limpo, SH,MH, untuk selalu menjaga daya tahan tubuh dari infeksi covid-19 dengan memakan makanan bergizi, yang dapat menjaga dan miningkatkan imun tubuh kita.


Hal serupa juga kerap di ungkapkan oleh Prof. Dedi Nursyamsi, “Sektor pertanian adalah salah satu sektor terpenting dalam kehidupan maka dari itu tidak boleh berhenti walaupun negara dalam kondisi darurat covid-19,” demikian katanya.(TM/wd)


Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas