- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1441H BAGI UMAT MUSLIM SEDUNIA -- SELAMAT MENGIKUTI MPLS BAGI CALON SISWA BARU TP. 2020/2021, MELALUI DARING -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.00 SD 14.30) -- -

Pencarian
Waktu saat ini
Pelayanan
PPDB Online 2020
PPID SPPNBANJARBARU
Pelayanan Publik
E-Online
CBT OnlineMenu DownloadE Rapor OnlineE-Library SMK-PP N BanjarbaruE-PersonalInfografis
Agenda
04 August 2020
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5

LAHAN GT. PAYUNG PANEN JAGUNG MANIS

Tanggal : 07/09/2020, 10:06:43, dibaca 68 kali.

Banjarbaru, - Wabah covid-19 ini tidak menjadi halangan bagi SMK-PP Negeri Banjarbaru untuk melakukan tetap beraktivitas di bidang pertanian, namun tentunya dengan menjalankan standar protokol kesehatan pencegahan Covid-19.


Salah satunya adalah kegiatan budidaya Jagung manis yang di lakukan oleh tim lahan praktek SMK-PP N Banjarbaru  di Guntung Payung, Banjarbaru, yang dipimpin oleh Pengelola lahan Soetarno.


Ditemui, Kamis (7/7) Soetarno menjelaskan alasan menanam jagung, “Menanam jagung karena lahan cocok dan sudah siap ditanam, serta jagung mudah untuk perawatannya dan jagung manis ini sangat diminati oleh masyarakat”, Ujarnya.


Soetarni menjelaskan bahwa saat ini tanaman Jagung manis ini sudah siap panen yang telah ditanam sekitar 2 bulan yang lalu, “Kali ini kami panen sekitar 600 tonggkol, dengan luas tanam ukuran 18×22 m2 dari luas lahan sekitar 2,5 H”, Jelasnya.


Untuk hasil panen jagung ini Soetarno menjual dengan harga 2000 per tongkolnya dan bagi konsumen yang mau membeli silakan datang langsung, “Hasil panen jagung ini kami jual kemasyarakat dan teman-teman ingin membeli silakan datang langsung ke kebun Guntung Lua”, Ungkap Soetarno.


Selain itu lahan Guntung Payung ini merupakan lahan yang diperuntukan untuk dikembangkan menjadi sentra tanaman pangan dan hortikultura bagi SMK-PP  Banjarbaru.


Kegiatan pertanian diatas merupakan dukungan atas arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang di beberapa kesempatan mengungkapkan bahwa sektor Pertanian merupakan salah satu sektor nonmigas yang bertahan dari berbagai gejolak dan ancaman krisis, sebab saat ini sektor pertanian menjadi salah satu tulang punggung di tengah upaya Pemerintah dalam menanggulangi wabah Covid-19.


“Tanggung jawab menyediakan pangan bagi 267 juta penduduk Indonesia merupakan spirit bagi keluarga besar Kementerian Pertanian dan semua pelaku pembangunan pertanian”, ujar SYL.


Ditegaskan oleh Kepala Badan PPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi menegaskan bahwa dalam menghadapi situasi di tengah wabah COVID-19 ini, ia menegaskan pertanian merupakan garda terdepan pencegahan infeksi Covid-19, karena berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat untuk menjaga imunitas tubuh. (wd)


Tim HUmas SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas