- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- SELAMAT HARI JADI KE-65 TAHUN SMK-PP (SPMA/SPP) N BANJARBARU (1 NOVEMBER 2020) -- SELAMAT HARI PAHLAWAN (10 NOVEMBER 2020) -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.00 SD 14.30) -- -

BPP MODEL KOSTRATANI MENDAPAT PELATIHAN IT

Tanggal : 08/01/2020, 23:38:27, dibaca 206 kali.

Banjarbaru, – Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani), merupakan program utama Kementerian Pertanian (kementan) yang  digagas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Sebuah gerakan pembaharuan dimana pembangunan pertanian dimulai dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di tingkat Kecamatan. Kostratani akan menjadikan BPP sebagai pusat pembangunan pertanian yang melibatkan seluruh pelaku pertanian yang ada di Kecamatan.

Gerakan BPP dalam Kostratani berbasis teknologi dengan dukungan big data memiliki skala besar. Mengingat data pertanian nasional begitu besar dan kompleks. Dukungan penyuluh pertanian pun  diharapkan mendorong  petani untuk lebih memanfaatkan inovasi teknologi pertanian serta kemajuan teknologi sehingga pembangunan pertanian dapat menjadi pertanian yang maju, mandiri, dan modern. 

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Prof. Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa penyuluh dalam Kostratani harus mampu menjadi insan yang handal, tekun, dan profesional. Penyuluh milenial juga harus selalu meng-update teknologi informasi serta mengusai dan mampu mengoperasionalkan seluruh perangkat system yang dipersiapkan oleh Kementerian Pertanian. Pembinaan PPL, Duta Milenial tetap berjalan melalui berbagai kegiatan seperti on line sistem, Bertani On Cloud, ngobras, sapa petani dan lain-lain. Dan oleh karena itu, Dedi menginstruksikan untuk mulai membina dua BPP sebagai model atau contoh untuk BPP lain.

Dedi juga menyampaikan bahwa dalam kondisi pandemik covid-19, wajib hukumnya sinergitas, bahu-membahu, dan saling berkoordinasi antar semua unsur pertanian. Koodinasi dan sinkronisasi program pembangunan terkait kostratani pun terus dilaksanakan.

Atas dasar tersebut, usai melakukan sosialisasi di dua BPP Model Kostratani pekan lalu, kali ini Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Banjarbaru melakukan Pelatihan IT bagi penyuluh pertanian di BPP Model. Pelatihan yang digelar sejak Senin (27/7) hingga Kamis (30/7) ini bertempat di dua BPP Model yang berbeda. Yakni BPP Karang Intan yang berada di Kabupaten Banjar dan BPP Pelaihari yang berada di Kabupaten Tanah Laut.

Plt. Wakasek Pengajaran, Abdul Wahid, SST, MPd. yang saat pelatihan hadir mewakili Plt. Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru memaparkan bahwa pelatihan ini diselenggarakan untuk mensukseskan Kostratani. Salah satunya dengan membekali para penyuluh yang ada di BPP dengan kemampuan IT.

“Kedepannya, BPP Model ini diharapkan akan menjadi leading sector pembangunan pertanian. Terkait dengan isu pembangunan pertanian yang tentunya dapat dukungan dari berbagai pihak.” Imbuhnya.

Pelaksanaan pelatihan IT di BPP Karang Intan kurang lebih diikuti oleh 20 orang peserta dan di BPP Pelaihari kurang lebih 30 orang peserta, dimana peserta yang hadir merupakan Penyuluh Pertanian dari masing-masing BPP.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan beberapa materi sebagai bahan penguatan program kostratani. Diantaranya penguatan aplikasi Simluhtan, Cyber Extension dan E-RDKK melalui updating data secara berkala dan terus menerus. Kemudian juga ada materi mengenai laporan utama, pendampingan, statistik dan pelaporan, aplikasi zoom dan Simotandi. Selain itu, pada pelatihan IT kali ini, para penyuluh juga mendapatkan materi dasar mengenai drone, dari pengenalan, perawatan hingga belajar cara dasar menerbangkan drone.

Koordinator BPP Karang Intan, Aidi Royansyah, SP menyampaikan terima kasihnya atas pendampingan yang diberikan oleh BPPSDMP melauli SMK-PP Negeri Banjarbaru. Dimana menurutnya hal ini merupakan wujud dukungan dari Kementerian Pertanian dan BPPSDMP dalam rangka sinergitas dan kemajuan BPP demi mendukung dan mensukseskan program Kostratani.

Hal serupa juga disampaikan oleh Koordinator BPP Pelaihari, H. Saidillah, SP. Menurut Saidi, pelatihan IT seperti ini merupakan bekal Ilmu yang penting bagi setiap Penyuluh Pertanian, agar mampu memanfaatkan teknologi demi mewujudkan pertanian yang Maju, Mandiri dan Modern.

Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas