- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-75 - INDONESIA MAJU * BANGGA BUATAN INDONESIA * KONSUMSI PRODUK PERTANIAN INDONESIA -- SELAMAT HARI PALANG MERAH INDONESIA (17 SEPTEMBER 2020) -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.00 SD 14.30) -- -

SERANGKAIAN AGENDA PROGRAM YESS OLEH PPIU KALSEL

Tanggal : 09/14/2020, 12:54:16, dibaca 14 kali.

Banjarbaru, - Program Youth Entrepreurship and Employment Support Service (YESS) di Kalimantan Selatan, semakin hari semakin terlihat. Hal ini dibuktikan dengan telah dilakukannya seabrek agenda kegiatan yang sudah dijalani oleh Tim Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Kalsel di 3 kabupaten yang menjadi pilot project program ini. Adalah Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, Dan Kabupaten Tanah Bumbu yang dimana saat ini ketiganya tengah gencar dilaksanakan sosialisasi dan koordinasi ke beberapa pihak / dinas terkait.


Beberapa agenda kegiatan telah dilaksanakan, diantaranya koordinasi mengenai penyusunan proposal bantuan peralatan IT dan pengumpulan data CPCL, koordinasi CPCL, penyampaian kegiatan program YESS tahun 2020, finalisasi proposal, dan yang baru saja dilaksanakan kemaren adalah koordinasi kepada Pemerintah Kabupaten yang dalam dalam hal ini adalah BAPPEDA dan Bupati. Selain itu, dalam beberapa rangkain Koordinasi, tim juga mengunjungi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) calon penerima bantuan IT dan Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S).


Serangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim dari Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Banjarbaru selaku PPIU Kalsel ini sejalan dengan instruksi Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo (SYL) menggerakkan sektor pertanian didukung generasi milenial yang menguasai teknologi modern.


"Mereka mampu mengembangkan usaha dari hulu hingga hilir. Bukti pertanian merupakan sektor usaha yang sangat menjanjikan untuk masa depan." Kata SYL


Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menggarisbawahi peran petani milenial menjadi prioritas yang didukung Kementan melalui pendidikan dan pelatihan. BPPSDMP menargetkan penumbuhan 500.000 petani milenial melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan), Politeknik Enjinering Pertanian Indonesia (PEPI) Serpong, SMK-PP, dan Program YESS. 


Menurut Rahma, Salah Satu Liaison Officer (LO) dari PPIU Kalsel, untuk agenda kedepannya yang akan dilaksanakan PPIU Kalsel adalah kegiatan District multi stakeholder forum (DMSF). Dimana tujuan dari DMSF ini adalah untuk meningkatkan koordinasi dan dukungan nyata Stekeholder dalam mengembangkan kegiatan ekonomi produktif untuk generasi muda yang dilaksanakan oleh pemerintah, organisasi pemuda, organisasi migrant, Lembaga swasta, dan PLUT. Dimana nantinya diharapkan akan adanya kesepakatan rencana kerja dalam mendukung pelaksanaan proyek di eilayah masing-masing.


DMSF yang akan dilaksanakan ini akan dihadiri oleh Bappeda, Dispora, Disnakertrans, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pedesaan, Dinas Sosial, dan beberapa instansi / Lembaga terkait lainnya.


Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas