- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-75 - INDONESIA MAJU * BANGGA BUATAN INDONESIA * KONSUMSI PRODUK PERTANIAN INDONESIA -- SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA (28 OKTOBER 1928-2020) -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.00 SD 14.30) -- -

PARTISIPASI GENERASI MILENIAL DALAM FOOD ESTATE

Tanggal : 10/12/2020, 07:28:07, dibaca 52 kali.

Banjarbaru, - Kabinet Indonesia Maju yang di Pimpin oleh Presiden Jokowi terus bergerak dalam pembangunan di Indonesia. Salah satu pembangunan yang ditekankan adalah sektor pertanian dengan menciptakan Program Food Estate di Kalimantan Tengah. Salah satu Kementerian yang melaksanakan program tersebut adalah Kementerian Pertanian yang di komandani oleh Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo.


Mentan mengungkapkan bahwa Pengembangan Kawasan Food Estate Berbasis Korporasi Petani di Lahan Rawa Kalimantan Tengah diupayakan melalui kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi lahan rawa melalui pengembangan sistem hulu sampai hilir lintas Kementerian dan Lembaga terkait.

Program ini difokuskan untuk pengembangan pada areal pertanian eksisting seluas 30 ribu hektar di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau. Intensifikasi lahan pada lokasi Food Estate ini dilakukan dengan meningkatkan kemampuan lahan pertanian di lahan rawa melalui pemberian sarana produksi pertanian.


Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menyatakan jajarannya siap bekerja maksimal untuk Food Estate, salah satunya di Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan mengawal dan mendampingi SDM Pertanian mendukung korporasi petani. “Kita akan memastikan pendampingan terhadap petani di lokasi Food Estate berjalan maksimal. Khususnya dalam hal korporasi petani,” Katanya.


Untuk itu, salah satu upaya yang dilakukan BPPSDMP adalah dengan menerjunkan Mahasiswa dan Alumni yang direkrut oleh Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Banjarbaru beberapa waktu lalu. Sebanyak 30 Mahasiswa dan Alumni yang berasal dari Politeknik Pembangunan Pertanian (POLBANGTAN) dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Mitra ditugaskan di lokasi Food Estate yang terbagi di dua Kabupaten. Yakni Kabupaten Kapuas sebanyak 15 orang dan Kabupaten Pulang Pisau sebanyak 15 orang.


Di wawancarai usai kunjungan Bapak Presiden RI, Joko Widodo dan Mentan SYL ke lokasi Food Estate di Kabupaten Pulang Pisau pada Kamis (8/10) lalu, Faisal selaku koordinator mahasiswa mengungkapkan bahwa keberadaan ia dan kawan-kawan untuk membantu para petani dan penyuluh dalam menciptakan korporasi tani guna mensukseskan food estate. “Kami disini mewakili BPPSDMP, dimana kehadiran kami adalah untuk membantu petani dan penyuluh dalam menciptakan Korporasi Tani.” Kata Fasial.


Faisal dan kawan-kawan dijadwalkan berada di lokasi Food Estate hingga Desember 2020 mendatang. Selama itu, mereka akan terjun langung ke lapangan guna membantu penyuluh dan petani.


Adapun PTN Mitra yang terlibat dalam kegiatan Food Estate di Kalteng ini adalah Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kalimantan Selatan dan Universitas Palangka Raya (UPR) Kalimantan Tengah.  (tm/wd)


Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas