- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- SELAMAT HARI JADI KE-65 TAHUN SMK-PP (SPMA/SPP) N BANJARBARU (1 NOVEMBER 2020) -- SELAMAT HARI AIDS SEDUNIA (1 DESEMBER 2020) "Global Solidarity, Shared Responsibility" -- SELAMAT HARI KORPS PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA (29 NOVEMBER 2020) "Korpri Berkontribusi Melayani dan Mempersatukan Bangsa" -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.00 SD 14.30) -- -

ALUMNI SMK-PP & PWMP TERUS KEMBANGKAN USAHA

Tanggal : 10/26/2020, 07:02:39, dibaca 68 kali.

Pelaihari, - Program PWMP telah menciptakan para pengusaha muda bidang pertanian, salah satunya Kelompok Tunas Muda Jaya (TMJ), penerima bantuan modal usaha PWMP tahun 2018. Kelompok ini juga merupakan alumni SMK-PP Negeri Banjarbaru di tahun 2020 ini.


Sebagai kelompok PWMP, Kelompok ini terus berkiprah dan berkembang dalam usahanya. Di tahun awal usaha yg dijalankan hanya untuk budidaya jagung pakan ternak, sekarang berkembang dengan budidaya sayuran secara hidroponik.

“Sebelumnya saya gagal untuk berbudidaya secara organik di lahan terbuka. Hal ini disebabkan petani di sekitar menggunakan pestisida untuk sayurannya, yang menyebabkan sebagian dari hama masuk ke lahan organik saya.” Jelas Arjun ketika di wawancarai via whatsapp, Kamis (22/10).

Pengalaman tersebut membuat Arjun dan kelompoknya memutuskan untuk berhidroponik dengan memanfaatkan halaman rumah. Di lahan dengan luasan 8m2 tersebut, sebanyak 30 batang pipa PVC ditanami dengan sayuran selada air RZ grend rapitd, sawi pagoda dan sawi putih.

“Untuk pemasaran, alhamdulillah sudah ada 2 orang yang menampung hasil panen untuk wilayah Pelaihari. Selain itu, sayuran yang dipanen juga dipasarkan melalui sosial media. Saya dan kawan-kawan menargetkan untuk 2-3 tahun yang akan datang produk sayuran segar ini bisa tembus ke supermarket dan pasar modern.” Kata Arjun.

Usaha jagung pakan ternak yang sebelumnya dirintis oleh TMJ, Arjun menerangkan bahwa ia dan kelompoknya sudah menyiapkan ± 3 Ha lahan. Hingga saat ini, ada 4 orang pemuda yang sudah diajak ikut berhidroponik oleh Arjun dan kelompoknya. Dimana mereka yang diajak tersebut, mayoritas bukan dari latar belakang pertanian.


Menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, pilihan tepat bila generasi muda berada di sektor pertanian, “Sektor pertanian merupakan sektor yang dibutuhkan oleh semua pihak dan sektor pertanian sangat diperlukan untuk mendukung kemajuan sebuah negara. Maka jangan takut menjadi petani dan wirausaha muda dibidang pertanian,”seru Mentan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan salah satu sektor yang tetap bertahan disegala kondisi termasuk pandemi covid 19. Saat ini dibutuhkan sekelompok anak muda yang memiliki loyalitas dan integritas tinggi untuk memajukan sektor pertanian Indonesia.

“Sudah saatnya pertanian dikelola oleh generasi milenial yang menggunakan kreativitas dan inovasinya sehingga pertanian kedepan menjadi pertanian modern yang tak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya tetapi juga berorientasi ekspor,”papar Dedi. (TM/wd)


Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas