- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- SELAMAT HARI JADI KE-65 TAHUN SMK-PP (SPMA/SPP) N BANJARBARU (1 NOVEMBER 2020) -- SELAMAT HARI AIDS SEDUNIA (1 DESEMBER 2020) "Global Solidarity, Shared Responsibility" -- SELAMAT HARI KORPS PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA (29 NOVEMBER 2020) "Korpri Berkontribusi Melayani dan Mempersatukan Bangsa" -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.00 SD 14.30) -- -

KOORDINASI PESERTA, PEMBIMBING DAN MENTOR PWMP YESS

Tanggal : 11/12/2020, 13:23:11, dibaca 68 kali.

Banjarbaru, - SMK-PP N Banjarbaru sebagai Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Kalsel serta perpanjangan dari Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) Kementerian Pertanian kali ini mengadakan pertemuan untuk melakukan koordinasi antara pembimbing dan mentor PWMP YESS di SMK-PP N Banjarbaru.


Kegiatan ini dalam rangka pelaksanaan kolaborasi Program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP) dengan Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services terus dilaksanakan oleh SMK-PP Negeri Banjarbaru, selaku PPIU Provinsi Kalimantan Selatan.


Ketua Panitia PWMP YESS SMK-PP N Banjarbaru, Fibrian Hendra Kusuma menjelaskan, “Kami dari panitia PWMP mempertemukan antara pembimbing, mentor dan kelompok PWMP, dalam rangka koordinasi untuk membuat strategi realisasi penggunaan anggaran yang telah dicairkan oleh PPIU Kalsel, dalam hal ini program YESS”, Ujarnya.


Pada kegiatan PWMP YESS ini Fibrian menginfokan bahwa ada 35 kelompok yang pesertanya siswa kelas X dan XI SMK-PP N Banjarbaru TP. 2020/2021. Selain itu kegiatan ini nantinya di mentori oleh 12 orang dari pihak luar dan 20 pembimbing dari Tenaga Pendidik dan Kependidikan dari SMK-PP N Banjarbaru


“Kegiatan ini diharapkan beroutput  rencana kerja, dimana nanti itu dituangkan dalam bentuk jadwal palang, yang itu terkait strategi pembelanjaan sehingga dana yang telah diberikan dari program Yess  ini bisa terealisasi sebelum 31 Desember 2020”, Ungkap Fibrian.


Sehingga setelah koordinasi ini, dana yang bersumber dari International Fund For Agricultural Development (IFAD), para kelompok PMWP Yess bisa segera melakukan kegiatan usaha dengan dibantu pembimbing dan mentor masing-masing.


Program YESS dilaksanakan sebagai program pengembangan generasi muda dan regenerasi petani di perdesaan melalui fasilitasi dan bimbingan kepada generasi muda. Sehingga nantinya diharapkan menghasilkan wirausahawan atau tenaga kerja yang profesional di sektor pertanian.


Menteri SYL menjelaskan, Program PWMP yang dihadirkan Kementan diharapkan bisa mencetak generasi milenial menjadi seorang petani atau mendirikan start up di bidang pertanian. Kaum milenial mulai sadar bahwa pertanian adalah tambang emas tanpa batas jangka panjang. Ke depannya, generasi muda pertanian bukanlah pekerja bidang pertanian, tetapi menjadi pelaku usaha pertanian.


Tidak lupa, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi, menambahkan, “Sudah saatnya pertanian dikelola oleh generasi milenial yang menggunakan kreativitas dan inovasinya sehingga pertanian kedepan menjadi pertanian modern yang tak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya tetapi juga berorientasi ekspor. Saat ini kita telah memiliki banyak petani milenial sekaligus enterpreneur di bidang pertanian,” jelas Dedi.(wd)


Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas