- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- SELAMAT HARI JADI KE-65 TAHUN SMK-PP (SPMA/SPP) N BANJARBARU (1 NOVEMBER 2020) -- SELAMAT HARI GIZI NASIONAL (25 JANUARI 2021) "Gizi Seimbang, Remaja Sehat, lndonesia Kuat" -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.00 SD 14.30) -- -

Pencarian
Waktu saat ini
Pelayanan
PPID SPPNBANJARBARU
Pelayanan Publik
E-Online
Layanan Aspirasi & PengaduaanE-Publikasi KementanSatu Layanan KementanMenu DownloadE-Library SMK-PP N BanjarbaruInfografis
Agenda
26 January 2021
M
S
S
R
K
J
S
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6

RAKERNAS: SEKTOR PERTANIAN TUMBUH DI TAHUN 2020

Tanggal : 01/13/2021, 13:20:09, dibaca 35 kali.

Jakarta, - Presiden Jokowi bersama beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju yang yang salah satunya adalah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pembangunan Pertanian tahun 2021 pada hari Senin (11/01/2021). Dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, bertempat di Istana Negara.


Rapat kerja ini membahas tentang kiprah dan kinerja sektor pertanian di masa pandemi Covid 19. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis hasil statistik yang menunjukkan bahwa sektor pertanian mengalami pertumbuhan pada kuartal II sebesar 19,24?n kuartal III sebesar 2,19%.


"Terutama yang berkaitan dengan komoditas pertanian yang impor. Kedelai, jagung, gula (yang masih jutaan jutaan ton),bawang putih. Beras meskipun sudah 2 tahun lebih tidak impor, namun tetap harus kita lihat apakah konsisten untuk tahun tahun berikutnya. Barang-barang ini harus diselesaikan. Dicarikan desain yang baik agar kita bisa selesaikan," Tegasnya.


Selain itu Presiden memaparkan bahwa dalam kondisi Covid 19, sektor pertanian menempati posisi yang makin sentral," Ujar Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam pembukaan Rakornas.


Semakin sentralnya peranan sektor pertanian dalam pemenuhan pangan bagi 270 juta rakyat Indonesia, maka pengelolaan terkait pangan dan pembangunan pertanian harus serius dan mendetail. Salah satunya dengan dirintisnya food estate di dua Provinsi yakni Sumatera Utara dan Kalimantan Tengah.


“Jika produktivitas kita meningkat kita bisa mengurangi ketergantungan akan impor dan nanti food estate ini akan kita lakukan di Provinsi lainnya dengan dana dari APBN,” kata Presiden Jokowi.


Lanjut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, yang hadir di Rakornas juga menyampaikan rasa terimakasih atas perhatian dan arahan Presiden Jokowi dalam pembangunan pertanian. Menurut Mentan, pertanian adalah sektor yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat dunia.


Karena itu, peningkatan produktivitas adalah pilihan yang wajib dilakukan semua pemerhati pertanian Indonesia, “Demi mendukung arahan Presiden kami memiliki Cara Bertindak (CB) 1 sampai 5 dan kami siap melakukannya di lapangan,” tutup Mentan.


Salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPPSDMP yang terlibat di FE adalah SMK-PP Negeri Banjarbaru, dikomandani oleh Kepala Sekolah, Budi Santoso. Telah terjun di FE 2020 dan siap untuk kembali menyukseskan program Food Estate yang terdapat di Kalimantan Tengah.(wd)


Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas