-- Pelayanan di SMK-PP N Banjarbaru, Senin Sd Jumat (08.00 sd 15.30), Istirahat (12.30 sd 13.30) -- DI BUKA: PENERIMAAN CALON SISWA BARU TP. 2022/2023 -- 1 Juni: Hari Lahir Pancasila -- 5 Juni: Hari Lingkungan Hidup Sedunia -- 8 Juni: Hari Laut Sedunia -- 10 Juni: Hari Media Sosial -- 14 Juni: Hari Donor Darah Sedunia -- 21 Juni: Hari Krida Pertanian -- 26 Juni: Hari Anti Narkoba -- 29 Juni: Hari Keluarga Berencana --

BIMTEK BAGI PETANI & PENYULUH DI KAB. SINTANG

Tanggal : 06/22/2022, 14:53:45, dibaca 89 kali.

Sintang, - Peran Komando Strategi Pembagunan Pertanian (Kostratani) untuk pertanian sangat penting. Karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) memperkuat peran Kostratani sebagai Pusat Gerakan Pembangunan Pertanian Nasional.


Salah satunya peran Kostratani di realisasikan oleh Kementan dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas bagi Petani dan Penyuluh Pertanian. Dimana kali ini dilaksanakan di beberapa wilayah di Kalimantan Barat.


Bimtek ini dalam pelaksanaannya dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT), Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, yaitu SMK-PP Negeri Banjarbaru.


Kegiatan kali ini dilaksanakan di Kalimantan Barat tepatnya digelar di Penginapan Cika, Kabupaten.Sintang, Senin (20/5/2022). Peserta sendiri berjumlah 85 orang yang terdiri dari kapasitas petani dan penyuluh pertanian Kabupaten Sintang.


Bimtek ini sendiri merupakan kegiatan kerjasama antara Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Komisi IV dengan Kementerian Pertanian, yang dilaksanakan oleh BPPSDMP, Kementan.


Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso sebagai wakil dari Kementan yang hadir di acara tersebut menyampaikan, “Petani milenial harus mampu beradaptasi dengan perkembangan jaman, harus bisa memberikan sentuhan teknologi pada usaha pertaniannya dalam rangka menggenjot produksi dan mengefisienkan biaya produksi”, Ujarnya.


Lanjut Kepala Sekolah, “Selain itu petani jaman sekarang harus aktif tergabung pada komunitas2 pertanian, karena pada komunitas tersebut terjadi saling share pengetahuan informasi teknologi bahkan informasi terkait pasar serta masuk ke dalam pasar digital”, Tambahnya.


“Sehingga rantai pasar bisa terpangkas dan akhirnya meningkatkan pendapatan, dengan pendapatan meningkat diharapkan kesejahteraan petani pun meningkat”, Pungkas Budi Santoso.


Bimtek ini sendiri juga dihadiri oleh anggota Komisi IV DPR RI, Yessy Melania, yang memberikan sambutan dan arahan via zoom kepada peserta. Selain itu 85 peserta ini diberikan materi dari 2 orang narasumber yang ahli di bidangnya.


Narasumber pertama ialah Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Kab.Sintang, Eka Dahliana, yang memberikan materi tentang Manajemen Pertanian. Pemateri kedua ialah Praktisi Pertanian dari Pontianak, Bapak Abdul Haris, yang menyampaikan materi Strategi Agribisnis dan Optimalisasi Penggunaan Teknologi Bagi Petani Milenial.


Perlu diketahui bahwa bimtek ini sendiri untuk mendukung program aksi dari Kementan dalam peningkatan kapasitas melalui peran Kostratani kepada petani milenial dan penyuluh pertanian yang kali ini dilaksanakan di kalimantan barat yang nantinya menambah pengetahuan dan keterampilan petani dan penyuluh setempat.


Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas