-- Selamat Datang di Website Resmi SMK-PP Negeri Banjarbaru -- Jam Pelayanan Senin sd Kamis jam 08.00 sd 15.30 Wita (Istirahat: 12.30 sd 13.30), Jumat 08.00 sd 16.30 wita (Istirahat: 11.30 sd 14.00)

Pencarian
Waktu saat ini
Pelayanan
Program Yess
Pelayanan Publik
PPID SMKPPN Banjarbaru
Layanan & Perizinan
Dokumentasi & Informasi HukumPerpustakaan KementanPengaduan Bagi MasyarakatLayanan Aspirasi & PengaduaanE-Publikasi KementanPerizinan KementanSimpellPenelusuran‚Ä© Alumni
Agenda
04 December 2023
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
Jajak Pendapat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat

KEMENTAN TUMBUHKAN USAHA PETANI MUDA BERBASIS KLASTER DI TANAH BUMBU

Tanggal : 11/08/2023, 10:40:21, dibaca 73 kali.

Tanah Bumbu, - Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) terus mendorong proses regenerasi petani dan mendorong pengembangan usaha pertanian melalui akses permodalan khususnya Kredit Usaha Rakyat (KUR).


Melalui program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) yang disupport oleh International Fund for Agricultural Development (IFAD), sebuah lembaga pembiayaan internasional dibidang pertanian, Kementan terus meningkatkan minat generasi muda untuk berwirausaha dibidang pertanian


Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengingatkan pentingnya akses permodalan bagi para pelaku bisnis pertanian.


"Permodalan menjadi faktor penting dalam kegiatan usaha para petani milenial. Penting sebagai upaya mereka dalam mengembangkan skala usaha mereka,untuk itu akses permodalan, khususnya KUR harus terus diupayakan”. jelas Dedi.



Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri (SMK-PPN) Banjarbaru selaku Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Kalimantan Selatan dalam Program YESS mengadakan District Multi Stakeholder Forum (DMSF) ke II di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Hal ini untuk menyampaikan capaian dan evaluasi Program YESS dan mendiskusikan penguatan klasterisasi komoditas berbasis klister khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu.

Bertempat di Ebony Hotel, Tanah Bumbu, DMSF ini dilaksanakan selama sehari, Selasa (07/11/2023). Mengundang 61 orang diantaranya dari Dinas terkait lingkup Kabupaten Tanah Bumbu, Perusahaan Swasta, BPJS Ketenagakerjaan, Radio Swara Bersujud, KNPI, KTNA, BPOM, P4S, Bank Mandiri, Bank Kalsel, Bank BRI, Bank BNI, SMK Mantewe, SMK Simpang Empat, Koperasi, SS DIT, Financial Advisor, Mobilizer, Fasilitator, dan Penerima Manfaat.

Mengawali forum, Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso yang hadir di kesempatan ini menyampaikan bahwa di DMSF ini akan dibahas bagaimana penguatan ekosistem dalam usaha yang berbasis klaster komoditas.

“Terkait pengembangan usaha tentunya perlu ekosistem yang mapan, harus dari hulu ke hilir sehingga dapat menambah pengusaha baru dari kegiatan pertanian. Maka perlu penguatan ekosistem dalam usaha yang bisa berbasis klaster baik peternakan maupun berbagai komoditas”, Ujar Budi.

Lanjut Budi menambahkan, “Karena dengan ekosistem yang kuat peluang-peluang usaha dalam ekosistem itu sendiri ini sangat menjanjikan. Jadi perlu dorongan, penguatan dari kita semua untuk terus mensupport anak-anak muda ini berwirausaha di bidang pertanian, dan menyuseskan regenerasi muda bidang pertanian”, Pungkasnya.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Eryanto Rais mewakili Bupati Kabupaten Tanah Bumbu menyampaikan bahwa penerima manfaat Program Yess di Kabupaten Tanah Bumbu di 2023 ini telah mencapai 1970 orang. Dimana mereka telah menerima berbagai pelatihan, bantuan agribisnis, dan pemagangan.

“Kami selaku Pemerintah Daerah Tanah Bumbu selalu mendukung Program Yess ini. Karena pemuda kita ada yang sudah jadi pengusaha, maka dengan adanya wirausaha muda pertanian ini bisa menciptakan lapangan kerja sendiri, orang lain, serta mampu memberikan peningkatan pendapatan”, Ujar Eryanto Rais.

Kegiatan DMSF di Kabupaten Tanah Bumbu dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Andi Anwar Sadat selaku Kepala Bappedalitbang Kabupaten Tanah Bumbu, yang mengambil tema “Dukungan Kebijakan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terhadap Pelaksanaan Program YESS”.

Kemudian dilanjutkan materi dari Rohaidah selaku Kepala Bidang Perindustrian, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Tanah Bumbu dengan mengambil tema “Penguatan Kelembagaan Usaha Pertanian melalui Korporasi Pertanian dan Akses Pasar pada Klaster Komoditas Pertanian”.

Selain itu DMSF Kabupaten Tanah Bumbu juga dilakukan paparan dari Project Manajer PPIU Kalimantan Selatan, Angga Tri A.P berupa tentang “Paparan Program Yess Provinsi Kalimantan Selatan 2023”.

Tim Ekspos SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas