Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
-- Selamat Datang di Website Resmi SMK-PP Negeri Banjarbaru -- Jam Pelayanan Senin sd Kamis jam 08.00 sd 15.30 Wita (Istirahat: 12.30 sd 13.30), Jumat 08.00 sd 16.30 wita (Istirahat: 11.30 sd 14.00) -- PPDB 2024: Jalur Undangan dibuka 1 Maret 2024 - Jalur Penelusuran Minat dan Potensi Akademik (PMPA) dan Jalur Umum dibuka 2 Mei 2024 -

Pencarian
Waktu saat ini
Pelayanan
PPDB 2024
Program Yess
Pelayanan Publik
PPID SMKPPN Banjarbaru
Layanan & Perizinan
Dokumentasi & Informasi HukumPerpustakaan KementanPengaduan Bagi MasyarakatLayanan Aspirasi & PengaduaanE-Publikasi KementanPerizinan KementanSimpellPenelusuran‚Ä© Alumni
Pelayanan Lainnya
Menu Unduh
Jajak Pendapat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat

BANK INDONESIA DUKUNG KLUSTERISASI PETANI MUDA KEMENTAN

Tanggal : 07/01/2024, 09:49:40, dibaca 92 kali.

TANAH LAUT - Pengembangan dunia pertanian terus dilakukan jajaran Kementerian Pertanian  (Kementan) RI, beragam program dan terobosan, di antaranya regenerasi pelaku pertanian melalui Youth Entrepreneurship and Employment Support Services Programme (Program YESS).

Program YESS, merupakan wujud kerjasama Kementan dengan International Fund of Agriculture Development (IFAD) untuk mendukung regenerasi sektor pertanian melalui pelatihan, pemagangan, Hibah Kompetitif dan Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP) bagi generasi muda di pedesaan.

Melalui Program YESS, Kementan terus mendorong dan meningkatkan minat tenaga-tenaga muda atau generasi milenial untuk terjun dan menekuni sektor pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman dalam setiap kesempatan selalu menyampaikan bahwa pertanian merupakan salah satu sektor yang akan selalu menjadi andalan bagi perekonomian Indonesia. Hal ini tentunya perlu dukungan dari SDM pertanian yang memiliki potensi besar yang berasal dari usia produktif.

Plt Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan instansinya siap untuk terus meningkatkan kualitas SDM. Salah satunya dengan regenerasi petani.

"Kami gerakkan petani milenial melalui balai pelatihan pertanian serta politeknik pembangunan pertanian. Kami ciptakan job seeker dan job creator yang kreatif dan produktif" kata Dedi.

Mendukung hal tersebut, Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri (SMK-PPN) Banjarbaru selaku Provincial Project Implementation Unit (PPIU) dari Program YESS Kalsel terus mendukung pertanian berkelanjutan dan semi modern.

Hal ini ditunjukan dengan hadir dalama penyerahan bantuan mesin traktor dari Bank Indonesia kepada Petani Muda YESS Klaster Padi Kurau Bungas yang merupakan salah satu penerima manfaat Program YESS di Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (26/06/2024).

Perwakilan dari Bank Indonesia, Garda mengatakan bahwa saat ini hingga tiga tahun ke depan, fokus mereka adalah menyiapkan etos kerja petani dan pengembangan pertanian semi modern, seperti modern greenhouse dan drone sprayer.
"Kita masih menyiapkan etos kerja petani hingga menyiapkan pertanian semi modern," jelas perwakilan dari Bank Indonesia”, Ujar Garda, seorang analis pengembangan UMKM Bank Indonesia.

Menurut Garda, petani Klaster Kurau Bungas telah mengajukan proposal ke Bank Indonesia cabang Kalimantan Selatan, dan dinilai layak menerima dukungan sarana pertanian. Ia berharap agar Klaster Kurau Bungas semakin berkembang dan menjadi percontohan bagi kelompok tani di Kalimantan Selatan.

"Pihak BI telah mengidentifikasi bahwa pihak Kurau layak menerima traktor. Bank Indonesia mempunyai tugas untuk mengendalikan inflasi dan harga kebutuhan pokok agar tidak melambung tinggi dengan memperkuat sektor hulu pertanian dan pelaku pertanian itu sendiri (petani). Hal ini adalah bukti konkret dari komitmen Bank Indonesia," jelas Garda.

Dihadiri oleh Manajer PPIU Kalsel, Angga Tri Aditia Permana, yang menyampaikan Program YESS saat ini baru bisa berinvestasi dalam pelatihan dan modal usaha namun belum mampu menyediakan alat modern.

"Saat ini program YESS baru bisa berinvestasi di pelatihan dan bantuan modal usaha, namun belum ke alat modern. Jadi, saat ini kita berharap petani bisa mendapatkan pendanaan lain, terutama dari Bank Indonesia. Semoga kerjasama kelompok tani klaster semakin kuat," ujar Angga.

Angga menambahkan, “Harapannya agar di masa mendatang ada pelatihan, sertifikasi, teknologi drone bagi petani, serta digital farming, termasuk penggunaan greenhouse”, Pungkasnya.

Arnita Wati, Ketua Klaster Kurau Bungas, menyampaikan rasa syukurnya atas hibah traktor ini. Ia berharap pertanian di Klaster Padi Kurau Bungas dapat semakin maju dan modern, seiring dengan dukungan yang terus diberikan oleh Bank Indonesia dan berbagai pihak terkait lainnya.

"Kami sangat senang sekali mendapat hibah traktor ini. Traktor ini sangat berguna bagi klaster kami dan sangat membantu dalam pengolahan tanah di lapangan. Ke depannya, kami akan terus berjuang dan meningkatkan usaha kami dari sektor hulu maupun hilir," ungkap Arnita.

Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas