- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.00 SD 14.30) -- Selamat Hari Raya Idul Fitri 2021 / 1442H -- Selamat Hari Lahir Pancasila (1 Juni 1945 – 2021) -- Hari Lingkungan Hidup Sedunia (5 Juni 2021) -- -

SISWA XII ATPH BELAJAR MIKROKONTROLLER

Tanggal : 03/09/2020, 13:46:20, dibaca 564 kali.

Banjarbaru, – SMK-PP Negeri Banjarbaru sebagai sekolah dibawah naungan Badan Penyuluhan & Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian di bawah arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), terus mendukung program yang ada di Kementan, salah satunya mendukung terciptanya petani milenial sebagai penerus generasi muda di bidang pertanian.


Salah satu upaya ialah dengan memberikan pelatihan singkat bagi siswa dengan bekerjasama dengan Tim Dosen dari Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin pada pekan lalu, tepatnya pada Kamis (27/2) lalu.


Pelatihan ini juga merupakan implementasi dari kegiatan pengabdian masyarakat di UNISKA ini dibimbing oleh tiga orang dosen dan dua orang mahasiswa jurusan Teknologi Informatika UNISKA Banjarmasin serta diiukuti oleh empat belas orang siswa SMK-PPN Banjarbaru program studi Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH).


Arafat, salah satu dosen di UNISKA Banjarmasin menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat. Dan tim nya memilih SMK-PPN Banjarbaru sebagai objek pengabdian karena tim nya telah mengembangkan sebuah sistem teknologi untuk bidang pertanian yang mengusung teknologi IoT (Internet of Things).


“Kami memilih SMK-PPN banjarbaru karena di sini sangat cocok sekali untuk menerapkan ilmu yang kami miliki, dan berbagi agar  siswa-siswi serta guru di sini memiliki pemahaman tentang teknologi mengenai IoT” terangnya.


Adapun mikrokontroller yang dikenalkan oleh Arafat dan tim adalah alat monitoring untuk pengendalian suhu dan kelembapan greenhouse. Di mana pada kesempatan ini, siswa – siswi dan guru yang mengikuti pelatihan dikenalkan dengan perangkat yang diperlukan untuk membangun alat tersebut serta dibimbing bagaimana cara merakit hingga menggunakannya.


“Pelatihan ini sangat membantu dalam bidang pertanian, karena kita bisa mengetahui suhu dan kelembapan di lapangan dari manapun kita berada, serta dapat melakukan penyiraman secara otomatis, tanpa harus datang ke lapangan”, menurut Nima Febriani, siswi kelas XII ATPH yang mengikuti pelatihan.


Dalam waktu dekat, Arafat dan tim juga berencana untuk menngujicoba dan menerapkan mikrokontroller tersebut di Greenhouse yang dimiliki oleh SMK-PPN Banjarbaru. (TM/wd).


Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas