- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.00 SD 14.30) -- Selamat Hari Raya Idul Fitri 2021 / 1442H -- Selamat Hari Lahir Pancasila (1 Juni 1945 – 2021) -- Hari Lingkungan Hidup Sedunia (5 Juni 2021) -- -

SISWA TETAP BELAJAR WALAU DILIBURKAN

Tanggal : 03/31/2020, 06:56:34, dibaca 541 kali.

Banjarbaru - Akibat merebaknya kasus Covid-19, Kementerian Pertanian bergerak cepat dengan mengarahkan agar Eselon 1 nya menggelar video confrence (vidcon) dengan UPT/UK dibawahnya. Salah satunya SMK-PP N Banjarbaru menggelar Vidcon bersama Kepala Badan Penyuluhan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) dan 24 upt lainnya,


Menindaklanjuti hasil vidcon tersebut, Kepala Sekolah SMK-PP Negeri Banjarbaru, Suherman langsung mengumpulkan seluruh siswa yang tinggal di asrama di lapangan upacara SMK-PP Negeri Banjarbaru, Jum'at (20/3) sore.

Dikumpulkannya siswa ini adalah untuk menindaklanjuti salah satu arahan Kepala BPPSDMP saat berlangsungnya vidcon, yaitu memulangkan seluruh siswa yang tinggal di asrama. Oleh karena itu, selaku kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Suherman langsung gerak cepat.

Dengan didampingi oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, beberapa guru wali kelas dan kepala prodi, Suherman menyampaikan pengumuman pemulangan siswa dan aturan aktivitas belajar dari rumah secara daring atau online.

"Anda akan pulang besok, tapi belajar di rumah akan aktif dari Senin, 23 Maret hinggal Jum'at, 3 April 2020. Belajarnya sesuai dengan jadwal belajar di kelas. Nanti akan kita cek keberadaannya. Apakah benar di rumah atau tidak." Kata Suherman.

Suherman juga menyampaikan bahwa, pengecekan bisa saja  dilakukan oleh beberapa orang guru, seperti Wali Kelas, Kepala Prodi, Wakasek, atau mungkin juga oleh Kepala Sekolah sendiri.

Dalam pemulangan siswa, siswa tidak diperkenankan untuk pulang sendiri, melainkan harus di jemput oleh orang tua/wali masing-masing. Pun demikian juga saat diantar kembali ke sekolah pada Minggu (5/4) nanti.

Selain itu, Suherman juga menghimbau kepada seluruh siswa saat pulang kembali ke sekolah, agar membawa surat keterangan sehat dari puskesmas/rumah sakit/dokter.

Namun dipulangkannya siswa ini pembelajaran tetap berjalan, namun pembelajaran melalui jarak jauh dengan menggunakan teknologi Learning From Home (LFH). Salah satunya ialah  dilakukan menggunakan handphone / smartphone melalui media percakapan digital dan sesekali melakukan video confrence atau video grup.


Hingga berita ini diturunkan, aktifitas pembelajaran jarak jauh ini terpantau tetap dilaksankan sampai kondisi kondusif dan menurut guru mapel LFH berjalan dengan baik dan lancar. (TM/wd)


Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas