- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1442H -- Selamat Hari Buruh Sedunia (1 Mei 2021) -- Selamat Hari Pendidikan Nasional (2 Mei 2021) -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.00 SD 14.30) -- -

30 SARJANA DIBEKALI MATERI SEBELUM TERJUN KE LOKASI FE

Tanggal : 04/19/2021, 07:47:34, dibaca 72 kali.

Banjarbaru, - Program Food Estate di tahun 2021 terus berlanjut, program yang dicanangkan oleh Pemerintahan era Presiden Jokowi ini kembali dilanjutkan, terutama di Provinsi Kalimantan Tengah, atau tepatnya di 2 Kabupaten: Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau.


Salah satu kegiatan yang dilanjutkan di tahun ini adalah dengan digelarnya Pendampingan oleh Alumni Perguruan Tinggi (PT). Progam pendampingan untuk Program Food Estate ini diawali dengan pemberian pembekalan bagi alumni diatas yang kali ini diadakan di SMK-PP Negeri Banjarbaru, Rabu (14/4/2021).


Diawali sambutan Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru yang diwakili oleh Wakasek bidang Kurikulum, Airin Nurmarita, "Pendampingan yang dilaksanakan kali ini merupakan lanjutan dari kegiatan pendampingan yang sebelumnya sudah di laksanakan di tahun 2020", Terangnya.

"Kegiatannya masih sama, nantinya Para Alumni akan diterjunkan untuk mengawal dan membantu petani dan penyuluh pertanian yang ada disana dalam menyukseskan Food Estate di Kalimantan Tengah." Tambah Airin.

Untuk kali ini sosialisasi dan pembekalan yang digelar di ruang rapat SMK-PP Negeri Banjarbaru ini diikuti oleh 30 orang alumni PT. Diantaranya merupakan alumni dari Polbangtan Yoma, Polbangtan Malang, Polbangtan Bogor, Universitas Lambung Mangkurat dan dari Universitas Palangkaraya.

Seperti disampaikan oleh Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi, pihaknya berusaha memaksimalkan tupoksi dari Pusluhtan, Pusdiktan dan Puslatan, “Kita akan memastikan pendampingan terhadap petani di lokasi food estate berjalan maksimal, dengan memaksimalkan kinerja pusat-pusat di BPPSDMP,” ujarnya.

Menurut dia, langkah yang akan dilakukan antara lain menggelar pelatihan bagi penyuluh, petugas lapangan, dan petani.  Didukung penumbuhkembangan kelembagaan ekonomi petani, pengawalan dan pendampingan.

Hal diatas juga sejalan dengan instruksi Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo yang berulangkali mengingatkan bahwa Food Estate merupakan program untuk menjaga ketahanan pangan, “Konsepnya, terintegrasi mencakup pertanian, perkebunan dan peternakan di suatu kawasan,” kata dia.


Tim Humas SMKPPN Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas