- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.00 SD 14.30) -- Selamat Hari Raya Idul Fitri 2021 / 1442H -- Selamat Hari Lahir Pancasila (1 Juni 1945 – 2021) -- Hari Lingkungan Hidup Sedunia (5 Juni 2021) -- -

PESERTA BK GURU SMK, SIAP INFORKAN DUNIA PERTANIAN

Tanggal : 05/27/2021, 13:56:16, dibaca 58 kali.

Banjarbaru, Perlu diketahui bahwa SMK-PP Negeri Banjarbaru telah selesai menggelar Pelatihan Bimbingan Karir Bagi Guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) selama 3 hari dimulai Minggu, (23/5/2021) sampai dengan Selasa, (25/5/2021).


Pelatihan ini merupakan salah satu kegiatan Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS), yang dilaksanakan oleh Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Provinsi Kalimantan Selatan yaitu SMK PP Negeri Banjarbaru.


Terdapat peserta sebanyak 22 orang, dimana peserta berasal dari Guru Bimbingan Konseling (BK) Lingkup Kabupaten Banjar, Tanah Laut, dan Tanah Bumbu, ditambah dari Kab. Batola dan Tapin.


Mereka mendapatkan materi dari Bapedda Provinsi Kalimantan Selatan, Fasilitator, serta dari PPIU Kalsel. Materi yang di dapat diantaranya tentang Kebijakan dan Program Kementan, Kebijakan dan Program Bidang Pertanian Tingkat Daerah, Pengembangan Karir dan Profesi Bidang Pertanian, Strategi Integrasi Kegiatan Bimbingan Karir, dan terakhir Penyususnan Program Rencana Aksi.


Terus seperti apa kesan dan tindak lanjut dari peserta Pelatihan Bimbingan Karir Bagi Guru Sekolah Menengah Kejuruan kali ini.?


Pertama adalah Irwan Daeng Parola dari SMKN 1 Sungai Loban, Tanah Bumbu, “Saya lebih memahami secara mendalam tentang pertanian terlebih tentang hidroponik, dan nantinya akan saya sosialisasikan ke alumni dan mendata siswa yang berminat berwirausaha dalam bidang pertanian”, Jelasnya.


Peserta lainnya, Winda Novia Destiana, dari SMKN 1 Tapin Selatan, Tapin, “Pelatihan ini menambah ilmu bagi kami khususnya dunia pertanian, dan nantinya ilmu dan informasi tentang Program Yess akan kami sampaikan ke siswa kami, karena sekolah kami ada jurusan pertanian juga”, Ujarnya.


Lain halnya dengan Hamdiah dari SMKN 1 Bati-Bati, Tanah Laut, “Pelatihan ini menarik dan menambah pengalaman saya, serta nantinya dapat memberikan motivasi bahwa pertanian itu bisa modern, kepada peserta didik dari sekolah kami dan nantinya mau berkecimpung di pertanian”, Paparnya.


Sebagai salah satu program dari Kementan, program ini akan terus dilaksankan sebagai upaya untuk mengedukasi serta memotivasi generasi muda agar mau terjun pertanian, seperti dijelaskan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, “Generasi milenial adalah penentu kemajuan pembangunan pertanian di masa depan. Tongkat estafet pembangunan pertanian, ada pada pundak generasi muda,” ucap Mentan, Syahrul Yasin Limpo (SYL).


Sementara Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, mengatakan jika sudah saatnya pertanian dikelola generasi milenial, “Generasi milenial bisa menggunakan kreativitas dan inovasinya. Sehingga, pertanian ke depan menjadi modern. Tak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya, tetapi juga berorientasi ekspor,” paparnya.(wd)


Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas