- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.00 SD 14.30) -- Selamat Hari Raya Idul Fitri 2021 / 1442H -- Selamat Hari Lahir Pancasila (1 Juni 1945 – 2021) -- Hari Lingkungan Hidup Sedunia (5 Juni 2021) -- -

PRODUK SMK-PP N BANJARBARU, SIAP IKUTI 2nd MIA 2021

Tanggal : 06/10/2021, 13:42:14, dibaca 17 kali.

Banjarbaru, - Kementan melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) akan kembali menyelenggarakan Millennial Indonesian Agropreneurs (MIA) Expo 2021. The 2’nd MIA Expo tahun ini akan diselenggarakan di Ambarukmo Plaza, Yogyakarta, 12-13 Juni 2021 dengan tema “Millennial Agropreneur; Penghela Agroeduwisata dan Ekonomi Kreatif ”.


Di Expo nasional ini, SMK-PP Negeri Banjarbaru sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Pusat Pendidikan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), akan ikut serta dalam expo kali ini.


Fibrian Hendra Kusuma selaku tim SMK-PP N Banjarbaru dalam Expo ini mengatakan akan membawa beberapa produk-produk hasil dari kelompok Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP) dan juga mempromosikan SMK-PP N Banjarbaru.


Dijelaskan oleh Fibrian, diantara produk yang akan di pamerkan berasal dari kelompok Husiha (Keripik Jamur Tiram, Larisa (Keripik Ubi), Matala (Keripik Tempe), Edzard (Aneka Instan Rempah), Finafi (Bawang Goreng Aneka Rasa).


Kemudian, Deora (Tepung Labu, Tepung Mokav), El Dorado Herbs And Spices (Aneka Bumbu Pasta), Diara (Tepung Ubi Kuning, Tepung Ubi Ungu), Zaar Edamame (Edamame), Delicious (Sambal Cumi, Black Garlic), Kumiva (Tanaman Calathea, Tanaman Dendron, Tanaman Sirih, Tanaman Aglonema, Dll), Cacidari (keripik pisang), Sirup Kayu manis dan Sirup Markisa.


Keikutsertaan Produk dari kelompok PWMP SMK-PP N Banjarbaru dalam Expo ini sebagai dukungan dalam memperkenalkan dunia pertanian khususnya ke generasi muda dan tentu mengajak mereka menjadi Agropreneur muda pertanian.


Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, menargetkan akan melahirkan sebanyak 2,5 juta petani milenial di Indonesia. Hal itu melihat kondisi saat ini di mana perkembangan di dunia pertanian semakin maju.


“Kementan mempersiapkan kurang lebih 2,5 juta petani milenial dalam lima tahun ini. Untuk itu kita fasilitasi mereka, kita tingkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka melalui pelatihan. Kita manfaatkan teknologi, alsintan, jejaring hingga jejaring pemasaran. Kita ubah pola pikir generasi milennial bahwa pertanian itu keren, hebat, dan satu-satunya sektor yang menjanjikan terlebih di tengah pandemik ini” ujar Mentan SYL.


Pada kesempatan berbeda, Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi, menambahkan, pihaknya akan melaksanakan berbagai program untuk mendukung lahirnya para pengusaha petani milenial yakni pendidikan vokasi, pelatihan vokasi, program Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian(PWMP), program YESS, Kostratani, program Magang Jepang serta P4S.


Tambah Kepala BPPSDMP, “Saya berharap The 2’nd MIA Expo mampu melahirkan petani milenial dan wirausaha pertanian milenial yang handal, professional dan berdaya saing tak hanya didalam negeri tetapi juga ekspor,” ujar Dedi.


Ia pun berharap petani milenial serta wirausaha pertanian milenial yang ada saat ini mampu menjadi champion yang dapat meresonansi pemuda/pemudi lainnya untuk bergabung dan mengembangkan sektor pertanian.


Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas