- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.00 SD 15.00) -- Selamat Hari Raya Idul Adha 1442 H (20/7/2021 -- Selamat Hari Anak Nasional (23 Juli 2021) -- Selamat Hari Sungai Nasional (27 Juli 2021) -- -

WORKSHOP PENGEMBANGAN KURIKULUM TAHUN 2021

Tanggal : 07/12/2021, 09:18:48, dibaca 84 kali.

Banjarmasin, - SMK-PP N Banjarbaru sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Pusat Pendidikan Pertanian, Badan PPSDM Pertanian, Kementerian Pertanian, terus meningkatkan kapasitas Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK).

SMK-PP N Banjarbaru sebagai sekolah vokasi di bidang pertanian menggelar Workshop Pengembangan Kurikukum, di mulai Senin (12/7/2021), sebagai salah satu peningkatan kapasitas PTK.

Bertempat di Hotel Golden Tulip, Banjarmasin, workshop selama 3 hari ini diikuti 50 orang peserta yang terdiri dari Tenaga Pendidik, Tenaga Kependidikan, dan Guru Tidak Tetap (GTT) SMK-PP N Banjarbaru.

Di kesempatan tersebut Budi Santoso selaku Kepala SMK-PP N Banjarbaru menyampaikan, "Kita di beri tugas oleh Kementerian Pertanian untuk mencetak Job Seeker dan Job Creator", yang utamanya adalah mencetak Job Creator, yaitu menciptakan almuni kita untuk menjadi wirausaha di bidang pertanian", Tambahnya.

Lanjut Budi, "Kita harus adaptif dengan kondisi saat ini, harus kreatif, harus berpikir cepat untuk pendidikan kita dan semoga apa yang kita laksanakan hari ini, sesuai dengan yang di harapkan", Pungkasnya.

Dijelaskan oleh Ketua Panitia Abdul Wahid, workshop kali ini mengambil tema, "Strategi Pembelajaran Jelang Tahun Pelajaran Baru 2021/2022", dengan mengundang 3 pemateri dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan, Guru dari Kota Banjarbaru, dan BBPPMPV.

Materi yang di dapat diantaranya: Motivasi pembelajaran di masa pandemi, model pembajaran daring, perencanaan dan editing video, pengembangan KI/KD, pengembangam silabus dan RPP, dan strategi pembelajaran meredeka belajar.

Lebih lanjut Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), menyakini kaum milenial yang inovatif dan memiliki gagasan yang kreatif mampu mengawal pembangunan pertanian yang maju, mandiri, modern.

Menurutnya, pendidikan vokasi punya peran penting hasilkan petani milenial yang berjiwa entrepreneur, “Melalui pendidikan vokasi kita menghubungkan dengan industri-industri agar lulusannya sesuai dengan kebutuhan, dan siap untuk hal-hal yang baru,” tambahnya.

Hal yang sama disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, “Tujuan pendidikan vokasi pertanian adalah menciptakan job creator dan job seeker yang andal, maju, mandiri dan modern,” tegas Dedi.


Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas