- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.00 SD 15.00) -- Selamat Hari Raya Idul Adha 1442 H (20/7/2021 -- Selamat Hari Anak Nasional (23 Juli 2021) -- Selamat Hari Sungai Nasional (27 Juli 2021) -- -

3 PEMATERI BAGIKAN ILMU KE PTK SMKPP N BANJARBARU

Tanggal : 07/14/2021, 21:20:32, dibaca 87 kali.

Banjarmasin, - 50 orang Tenaga Pendidik dan Kependidikan SMK-PP Negeri Banjarbaru mengikuti Workshop Pengembangan Kurikulum selama 3 hari, sejak Senin, (12/7/2021).

Bertempat di Hotel Galaxy Banjarmasin, workshop ini mengambil tema "Strategi Pembelajaran Jelang Tahun Pelajaran Baru 2021/2022", yang mengundang 3 (tiga) pemateri yang kompeten di bidangnya.

Diantara pemateri itu adalah Eddy Khairuddin dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan, Rudiansyah dari Guru lingkup Kota Banjarbaru, dan Ari Budhiharto dari BBPPMPV Cianjur.

Diawali materi dari Eddy Khairuddin, menyampaikan materi tentang Motivasi pembelajaran di masa pandemi secara daring, dilanjutkan materi dari Rudiansyah yaitu perencanaan pembuatan video, proses produksi dan editing video melalui smartphone, dan materi dari BBPPMPV Cianjur yang menyampaikan materi tentang Pengembangan KI/KD, Pengembangam silabus dan RPP, dan Strategi pembelajaran merdeka belajar.

Melalui materi-materi yang di dapatkan tersebut diharapkan nantinya peserta dapat memberikan beberapa output yang diharapkan setelah mengikuti Workshop ini.

Seperti dijelaskan oleh Ketua Panitia Workshop, Abdul Wahid yang menjelaskan pertama, workshop ini sebagai pencerahan bagi guru terkait motivasi, menata niat kembali supaya guru bersemangat mengajar terutama di masa pandemi ini terutama untuk Tahun Pelajaran baru, Kedua, Minimal dapat di produksi 25 video pembelajaran dari workshop ini dimana yang terbaik akan di upload di media sosial sekolah. Terakhir, terkait perangkat pembelajaran berupa RPP dan Silabus yang sudah di sepakati bersama.

Lebih lanjut Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), menyakini kaum milenial yang inovatif dan memiliki gagasan yang kreatif mampu mengawal pembangunan pertanian yang maju, mandiri, modern.

"Pemerintah Indonesia terus mendorong peran penting sektor pertanian dalam menciptakan lapangan kerja di pedesaan, meningkatkan pendapatan keluarga petani, serta memastikan ketahanan pangan nasional. Regenerasi petani merupakan harga mati yang harus segera kita realisasikan bersama,” tegas Mentan SYL.

Menurutnya, pendidikan vokasi punya peran penting hasilkan petani milenial yang berjiwa entrepreneur, “Melalui pendidikan vokasi kita menghubungkan dengan industri-industri agar lulusannya sesuai dengan kebutuhan, dan siap untuk hal-hal yang baru,” tambahnya.

Hal yang sama disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, “Tujuan pendidikan vokasi pertanian adalah menciptakan job creator dan job seeker yang andal, maju, mandiri dan modern,” tegas Dedi.

Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas