- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- SMK-PP N BANJARBARU TETAP BUKA PELAYANAN TERBATAS, SENIN SD JUMAT (08.00 SD 15.00) -- Selamat Hari Kesaktian Pancasila (1 Oktober 2021) -- Selamat Hari Batik Nasional (2 Oktober 2021) -- Selamat Hari Tentara Nasional (5 Oktober 2021) -- Selamat Hari Pangan Sedunia (16 Oktober 2021) --

DERASKAN PROGRAM PETANI MILENIAL, KEMENTAN MOU DENGAN TVRI

Tanggal : 10/01/2021, 14:02:53, dibaca 105 kali.

Banjarbaru  - Menyikapi jumlah generasi muda yang menggeluti sektor pertanian terus meningkat, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD) gencar melakukan sosialisasi untuk memperkenalkan program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS).


Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di beberapa kesempatan, mengatakan bahwa Kementan akan terus memfasilitasi generasi muda agar bisa terjun menjadi petani serta wirausaha pertanian. 


"Kita fasilitasi mereka, kita tingkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka melalui pelatihan. Kita manfaatkan teknologi, alsintan, jejaring hingga jejaring pemasaran. Kita ubah pola pikir generasi muda bahwa pertanian itu keren, hebat, dan satu-satunya sektor yang menjanjikan terlebih di tengah pandemik ini," jelas Mentan SYL.


Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, menjelaskan dua kunci utama dalam pelaksanaan program YESS.


"Pertama program YESS hadir untuk meningkatkan kapasitas pemuda di pedesaan melalui pendidikan dan pelatihan untuk menjadi agen pembangunan pertanian. Kedua, sasaran dari program YESS yakni pemuda/i harus memiliki jiwa kewirausahaan dari hulu sampai hilir," katanya.


Program YESS dijalankan pada empat provinsi di Indonesia, antara lain Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan. Sudah berjalan sejak tahun 2019, ditargetkan sampai tahun 2025.


 


Maka dari itu Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Banjarbaru mengadakan pertemuan dengan TVRI Kalimantan Selatan dalam bentuk kegiatan penandatanganan kesepakatan kerjasama. Acara dilaksanakan di Ruang Agriculture Operation Room (AOR) SMK-PP Negeri Banjarbaru, Senin (27/9/2021).

Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso menyampaikan tujuan dari kegiatan ialah untuk meningkatkan penyebarluasan informasi mengenai program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS).

“Dengan adanya kerjsama ini, diharapkan capaian-capaian atau kegiatan yang telah dilaksanakan oleh SMK-PP Negeri Banjarbaru selaku Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Kalimantan Sealatan dapat disebarluaskan dan diketahui oleh masyarakat, khususnya masyarakat di Kalimantan Selatan.” Tutur Budi.

Program YESS merupakan bentuk kerjasama antara Kementan dengan International Fund For Agricultural Development (IFAD) yang sudah berjalan sejak 2019. Program ini bertujuan melahirkan wirausaha millenial di bidang pertanian.

Saat ini, sasaran YESS adalah pemuda yang ingin atau berminat di bidang pertanian. Ada empat provinsi yang menjadi lokasi dari program YESS, yakni Kalimantan Selatan (Banjar, Tanah Laut, Tanah Bumbu), Sulawesi Selatan (Bantaeng, Bone, Bulukumba, Maros), Jawa Barat (Sukabumi, Cianjur, Tasikmalaya, Subang), dan Jawa Timur (Malang, Pasuruan, Tulungagung, Pacitan).

Herman, kepala TVRI Kalimantan Selatan berharap, kerjasama yang terjalin dapat berkelanjutan sebagai upaya memberikan pemahaman akan program Petani Milenial kepada khalayak. Menurutnya, publik sangat memerlukan edukasi terkait pengembangan skill dan teknologi pertanian baik sarana maupun prasarana hingga SDM yang mumpuni.

Adapun bentuk kerjasama yang telah disepakati oleh SMK-PP Negeri Banjarbaru bersama TVRI Kalimantan Selatan adalah dalam bentuk Kerjasama Produksi dan Penayangan Dialog Interaktif.


Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas