- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- SMK-PP N Banjarbaru Tetap Buka Pelayanan Terbatas, Senin Sd Jumat (08.00 SD 15.00) -- SELAMAT HUT SMK-PP N BANJARBARU KE-66 TAHUN (1 November 1955 - 2021) -- Selamat Hari Korupsi Sedunia (9 Desember 2021) -- Selamat Hari Hak Asasi Manusia (10 Desember 2021) -- Selamat Hari Nusantara (13 Desember 2021) -- Selamat Hari Ibu Nasional (22 Desember 2021) -- Selamat Hari Natal (25 Desember 2021) --

PERSIAPAN SERTIFIKASI BAGI PESERTA MAGANG YESS

Tanggal : 10/15/2021, 15:24:36, dibaca 170 kali.

Banjarbaru, - Menyikapi jumlah generasi muda yang menggeluti sektor pertanian terus meningkat, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD) gencar melakukan sosialisasi untuk memperkenalkan program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS).


Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di beberapa kesempatan, mengatakan bahwa Kementan akan terus memfasilitasi generasi muda agar bisa terjun menjadi petani serta wirausaha pertanian. 


"Kita fasilitasi mereka, kita tingkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka melalui pelatihan. Kita manfaatkan teknologi, alsintan, jejaring hingga jejaring pemasaran. Kita ubah pola pikir generasi muda bahwa pertanian itu keren, hebat, dan satu-satunya sektor yang menjanjikan terlebih di tengah pandemik ini," jelas Mentan SYL.


Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, menjelaskan dua kunci utama dalam pelaksanaan program YESS.


"Pertama program YESS hadir untuk meningkatkan kapasitas pemuda di pedesaan melalui pendidikan dan pelatihan untuk menjadi agen pembangunan pertanian. Kedua, sasaran dari program YESS yakni pemuda/i harus memiliki jiwa kewirausahaan dari hulu sampai hilir," katanya.


Salah satu kegiatan Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) di Kalimantan Selatan ialah pemagangan bagi para Calon Penerima Manfaat di 3 Kabupaten yang menjadi tempat pelaksanaan Program Yess, diantaranya Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, dan Kabupaten Tanah Bumbu.


Salah satu proses pemagangan selama 3 bulan ini adalah dengan adanya proses sertifikasi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) bagi para peserta magang. Dimana sertifikasi sebagai bekal dalam menghasilkan wirausaha muda dan tenaga kerja yang kompeten di bidang pertanian.


Maka, SMK PP Negeri Banjarbaru, sebagai Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Provinsi Kalimantan Selatan dalam Program Yess, kali ini melakukan kunjungan ke 60 peserta pemagangan Program Yess yang terbagi di 8 lokasi yang tersebar di 5 Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan..


Kali ini tim membekali dan menginformasikan syarat-syarat yang diperlukan pada saat sertifikasi. Beberapa hal yang disampaikan tentang pengisian log book, biodata peserta, KTP, Foto, data tempat magang, data instruktur, data mentor, sarana prasarana, unit kompetensi dll.


DI tempat terpisah Kepala Sekolah SMK-PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso menjelaskan tujuan magang ini adalah memberikan bekal untuk peserta dari Program Yess,


“Pemagangan ini untuk membekali peserta Program Yess yang pesertanya pemuda untuk menjadi dua hal utama yaitu sebagai Job Creator dan Job Seeker, khusunya di bidang pertanian,” jelasnya.


“Pemagangan ini dilaksanakan selama 3 bulan, sehingga diharapkan dengan waktu yang panjang ini peserta agar dapat menimba ilmu sebanyak-banyaknya,” pungkasnya.


Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru


 



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas