Tanggal : 05/18/2022, 13:02:30, dibaca 2567 kali.
PELATIHAN BAGI PETANI & PENYULUH DI BENGKAYANG, KALBAR

Bengkayang, - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo juga menegaskan, “Pentingnya pemanfaatan kostratani sebagai garda terdepan penyuluh di kecamatan. Menurutnya, sektor pertanian harus dibangun mulai dari bawah”, tuturnya.
Peran Komando Strategi Pembagunan Pertanian (Kostratani) untuk pertanian sangat penting. Karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) memperkuat peran Kostratani sebagai Pusat Gerakan Pembangunan Pertanian Nasional.
Salah satunya peran Kostratani di realisasikan oleh Kementan dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas bagi Petani dan Penyuluh Pertanian. Dimana kali ini dilaksanakan di beberapa wilayah di Kalimantan Barat.
Bimtek ini dalam pelaksanaannya dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT), Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, yaitu SMK-PP Negeri Banjarbaru.
Kegiatan kali ini dilaksanakan di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat tepatnya digelar di Hotel Jovans, Kamis (12/5/2022). Peserta sendiri berjumlah 75 orang yang terdiri dari kapasitas petani dan penyuluh pertanian Bengkayang.
Bimtek ini sendiri merupakan kegiatan kerjasama antara Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Komisi IV dengan Kementerian Pertanian, yang dilaksanakan oleh BPPSDMP, Kementan. Dimana bimtek ini untuk mendukung peningkatan kapasitas petani dan penyuluh pertanian menuju kalimantan barat sebagai lumbung pangan bagi Indonesia dan Dunia.
Hadir sebagai narasumber diantaranya Daniel Johan (Anggota Komisi IV DPR RI), H. Sharan (Praktisi Pertanian), dan Heri Mustari (Ketua DPW Gerbang Tani Kalimantan Barat).
Adapun materi yang diberikan kepada peserta diantaranya Strategi Pengembangan Pertanian di Kabupaten Bengkayang oleh H. Sharan, dan Potensi Pengembangan Hortikultura Kabupaten Bengkayang dalam Menyongsong Kebutuhan Pelabuhan Eksport oleh Heri Mustari.
Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso yang hadir di bimtek ini menyampaikan, “Bimtek ini untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas petani dalam berusahatani baik itu pengetahuan dan ketrampilan petani”, Jelasnya.
Lanjut Budi, “Bimtek ini juga untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas penyuluh pertanian terutama dalam transfer informasi kepada petani”, Pungkasnya.
Di tempat terpisah, Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, sangat menaruh perhatian terhadap penyuluh, peran penyuluh amat penting bagi dunia pertanian Indonesia khusunya melalui Kostratani. Dedi menyebut penyuluh sebagai agen perubahan peradaban pertanian.
"Penyuluh ini agen perubahan peradaban pertanian. Kalau peradaban pertanian kita berubah, itu dipastikan berkat peran dari penyuluh," kata Dedi Nursyamsi.
Tim Ekpos SMKPP Negeri Banjarbaru
- Berita Lainnya
-
SISWA XII TP. 2025/2026 SELESAIKAN MAGANG DI IDUKA
Tanggal : 12/11/2025, 07:22:42
-
BANTUAN BERAS BUAT SUMATERA, KINI SUDAH MENCAPAI 16 MILYAR
Tanggal : 12/08/2025, 13:20:21
-
OUTBOUND KELUARGA BESAR SMK-PPN BANJARBARU 2025
Tanggal : 12/07/2025, 13:04:28
-
PANEN JAGUNG BERSAMA SMKPPN BANJARBARU & POLRES BANJARBARU
Tanggal : 12/05/2025, 07:05:21
-
SEKOLAH LAKSANAKAN PENILAIAN SUMATIF SEMESTER GANJIL TP. 2025/2026
Tanggal : 12/03/2025, 11:26:52