Tanggal : 09/27/2022, 09:46:11, dibaca 2567 kali.
SEKOLAH GELAR PUBLIC HEARING TANI AKUR

Banjarbaru, SMK-PP Negeri Banjarbaru sebagai salah satu dari Unit Pelaksana Teknis dari Kementerian Pertanian terus mendukung berbagai Program dan kegiatan yang dilakukan, salah satunya sektor dalam pembangunan pertanian di Indonesia.
Salah satu program dalam menumbuhkan pembangunan pertanian adalah melalui program strategi TANI AKUR, Kementerian Pertanian (Kementan) menjadikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai salah satu sumber pembiayaan yang dapat mempermudah akses Petani Milenial terhadap pembiayaan dari perbankan penyalur KUR dan akan berdampak pada meningkatnya produktivitas sektor pertanian nasional.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL), dalam berbagai kesempatan selalu mendorong pelaku usaha dan petani untuk memanfaatkan dan mengakses fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR). Termasuk jika ada pelaku usaha yang akan mengembangkan integrated farming.
Sementara itu Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menegaskan bahwa sesungguhnya TANI AKUR adalah program pembangunan wirausaha muda pertanian,
Mengusung konsep talkshow, pada kegiatan Public Hearing dengan tema sosialisasi tani akur yang dilaksanakan di Aula SMK-PPN Banjarbaru pada Jumat (323/9/2022), hadir sebagai narasumber, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Idha Widi Arsanti.
Idha mengungkapkan bahwa Program Petani Milenial akses Kredit Usaha Rakyat “Tani Akur ” ini merupakan Upaya mempercepat Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian, serapan tenaga kerja perdesaan dan penguatan sentra produksi pangan Nasional.
Sosialisasi ini sendiri menurut Budi, Kepala SMK PPN Banjarbaru adalah dalam rangka memperkenalkan salah satu jalan keluar bagi para petani milenial yang akan mengembangkan skala usahanya namur terkendala dalam hal permodalan.
Selain itu sosialisasi ini juga untuk mengajak pengajar, baik guru maupun dosen agar dapat memberikan motivasi bagi para siswa maupun mahasiswa agar mau ikut terjun ke sektor pertanian, baik sebagai job seeker maupun sebagai job creator.
Ajakan ini pun disambut baik oleh peserta yang hadir. Salah satunya adalah Sri Ningsih. Mahasiswi dari Politeknik Negeri Tanah Laut (POLITALA) mengakui sangat ingin terjun ke sektor pertanian, namun dirinya terkendala permodalan.
Sri mengakui dengan adanya sosialisasi tani akur ini ia menjadi mendapat gambaran jelas bahwa sejatinya menjadi petani millenial sekarang sangat mudah. Terlebih dengan adanya Tani Akur ini, lebih mempermudah lagi bagi milenial, baik dalam mengembangkan skala usaha maupun memulai usaha di sektor pertanian.
Dalam kegiatan ini, turut hadir dari Bank Syariah Indonesia, perwakilan dari beberapa univeritas di Kalimantan Selatan, sekolah menengah kejuruan, dinas terkait, mobilizer dari program YESS, dan tidak terkecuali petani millenial yang ada di Kalimantan Selatan.
Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru
- Berita Lainnya
-
SISWA ATPH BERPARTISIPASI DI LAHAN CSR KAB. BANJAR
Tanggal : 04/10/2026, 09:28:11
-
PEMBEKALAN UKK BAGI SISWA XII TP. 2025/2026
Tanggal : 04/07/2026, 14:17:44
-
MAHASISWA & SISWA PERTANIAN BERSIAP TURUN KE LOKASI CSR
Tanggal : 04/05/2026, 20:33:13
-
SISWA KELAS XII TP. 2025/2026 SELESAIKAN UJIAN SEKOLAH
Tanggal : 04/05/2026, 20:27:52
-
13 SISWA SMKPPN BANJARBARU LOLOS SNBP 2026
Tanggal : 04/02/2026, 07:36:08