Tanggal : 12/28/2022, 12:56:37, dibaca 2443 kali.

SEKOLAH GELAR PENGAJIAN DI AKHIR TAHUN 2022


Banjarbaru, - Seperti biasanya, di minggu keempat setiap bulannya, tim manajemen SMK-PP N Banjarbaru menggelar pengajian rutin di tiap bulan yang diperuntukan bagi Tenaga Pendidik, Tenaga Kependidikan, serta bagi siswa-siswi TP. 2022/2023


Seperti biasanya pengajian bulan Desember 2022 ini di gelar di Mushola SMK-PP N Banjarbaru, Jumat (23/12/2022). Dimana kali ini dihadiri pegawai dan siswa kelas X sampai XII, yang kali ini dibuka oleh M. Ali Usman selaku guru SMK-PP Negeri Banjarbaru, mewakili Kepala Sekolah.


Untuk penceramah, Kembali lagi pihak sekolah mengundang Ustad Ahmad Jazuli dari Kota Banjarbaru. Pengajian kali sendiri mengambil tema tentang “Menuntut Ilmu dan juga tentang Sikap Jelang Tahun Baru”.


Ustad M.  jazuli menjelaskan, “Menuntut ilmu salsh satu dari jalan untuk kita mudah terbebas dari azab kubur, dan mudah untuk kita masuk kedalam surga”, Jelasnya.


Lanjut Ustad, “Sebab orang yang memiliki ilmu, Niscaya Allah SWT mudahkan jalannya untuk menuju surga, mudah-mudahan kita selalu ridho untuk menuntu ilmu”, Ujarnya.


“Melihat perayaan tahun baru masehi tidak haram,tapi ini masuk mubazir waktu, ini termasuk perilaku yang tidak ada nilai baiknya, apalagi ada kegiatan-kegiatan bersifat haram”, Tambah Ustad Jazuli.


Ahmad Jazuli juga mengajak umat muslim untuk selalu menjaga generasi muda, selain itu juga menjaga akhlak kita, serta selalu melaksanakan sholat baik wajib ataupun sunah.


Di kesempatan terpisah Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso selalu mengatakan, “Semoga dengan tausiah ini harapannya membuat kita semakin baik dalam kehidupan rohani bagi kita pribadi dan serta menjalankan tugas sebagai pegawai Kementerian Pertanian”, Pungkasnya.


Kegiatan di atas senada dengan apa yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian, dimana Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyampaikan bahwa pada kondisi pandemi Covid-19 ini, Kementerian Pertanian tidak boleh berhenti bekerja, karena mempunyai tugas untuk memenuhi kebutuhan pangan >270 juta jiwa.


Maka, dalam setiap langkah dan nafas kita harus disertai dengan dzikir dan doa, untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.


Ditambahkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan, “Pengembangan pendidikan vokasi menjadi kunci. Sebab lewat pendidikan vokasi ini bisa banyak lahir petani milenial. Output dari pendidikan vokasi adalah qualified job creator dan job seeker” ungkapnya.


Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru