Tanggal : 01/30/2023, 08:00:56, dibaca 1936 kali.

PELATIHAN BAGI PETANI DI JEBIREN, PULANG PISAU


Pulang Pisau, - Kegiatan Bimbingan Teknis bagi petani dan penyuluh terus di lakukan oleh Kementerian Pertanian (Kementan). Bimtek tersebut sejalan dengan seruan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo penyuluh andal akan meningkatkan produktivitas pertanian, lantaran peran pentingnya mendampingi dan mengawal petani.


"Masyarakat harus bersyukur karena Indonesia tetap mampu menjaga ketahanan pangan dalam negeri di saat banyak negara menguras devisa demi mengimpor bahan pangan selama pandemi," katanya.


Hal itu digarisbawahi Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi bahwa kunci sukses pembangunan pertanian adalah peningkatan produktivitas, yang berada di tangan petani dan penyuluh. Menurutnya, BPPSDMP Kementan terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas SDM melalui melalui peningkatan kompetensi teknis, manajerial dan sosiokultural.


"Siapa SDM pertanian itu? Ya petani, penyuluh, petani milenial, Poktan, juga Gapoktan. Kami siap untuk genjot produktivitas dengan, mensupport program-program pertanian,” kata Dedi Nursyamsi.


Kementan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) nya yaitu SMK-PP Negeri Banjarbaru kembali menggelar Bimbingan Teknis bagi petani dan penyuluh di Kalimantan Tengah yang berorientasi pada regenerasi petani, di 2023.


Kali ini Bimtek masih sama dengan tahun lalu yaitu di lokasi Food Estate di Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah. Kali ini digelar di wilayah kerja Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Jabiren yang dimulai Selasa, (24/1/2023).


Selama 2 hari, sebanyak 25 petani dan kelompok tani dari Kecamatan Jabiren ini, mendapatkan materi dari penyuluh berpengalaman dari Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Tengah, yaitu M. Anang Firmansyah berupa materi cara pembuatan pupuk organic dan pestisida nabati.


M. Ali Usman selaku Guru dan mewakili Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso mengatakan, “Kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan petani dalam meningkatkan hasil pertanian melalui peningkatan penggunaan pupuk organik dan pestisida”, paparnya.


Bimtek ini juga mendukung Program Kementan yaitu Gerakan Pro Organik, yaitu penggunaan pupuk organik. Sehingga nantinya dapat bermanfaat bagi peningkatan produksi pertanian baik kualitas dan kuantitas, mengurangi pencemaran lingkungan dan meningkatkan kualitas lahan secara berkelanjutan.


Ditanggapi oleh Koordinator BPP Jabiren, Mambang mengatakan, “Kami berterimakasih sekali dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu membekali petani dalam upaya mengurangi penggunaan pupuk kimia”, Ucapnya.


Terakhir, Poniman selaku KJF Dinas Pertanian Pulang Pisau yang, mewakili Kepala Dinas Pertanian Pulpis menegaskan, “Komoditas di wilayah kecamatan Jabiren saat ini adalah Tanaman Hortikultura yang terus didorong untuk ditingkatkan produksinya. Mendukung penuh kegiatan ini sebagai upaya alternatif mengatasi mahalnya harga pupuk kimia dan untuk kelestarian lingkungan”, Tegasnya.


Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru