Tanggal : 02/15/2023, 14:39:44, dibaca 2074 kali.

KEMENTAN KENALKAN PELUANG USAHA PERTANIAN BAGI GURU SMK


BANJARBARU - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menegaskan bahwa regenerasi petani salah satu fokus Kementan bagi keberlanjutan pembangunan pertanian. Mentan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menuturkan, saat ini generasi milenial adalah penentu kemajuan pembangunan pertanian di masa depan. Meyakini, tongkat estafet pembangunan pertanian ada pada pundak generasi muda.


“Saat ini, generasi milenial adalah penentu kemajuan pembangunan pertanian di masa depan. Meyakini tongkat estafet pembangunan pertanian, ada pada pundak generasi muda,” ucap Mentan, Syahrul Yasin Limpo (SYL).


Lanjut, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menerangkan, sudah saatnya pertanian dikelola generasi milenial. “Menggunakan kreativitas dan inovasinya. Sehingga, pertanian ke depan menjadi modern. Tak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya, tetapi juga berorientasi ekspor,” paparnya.


Program regenerasi petani terus dilakukan Kementan salah satunya dilakukan oleh SMK-PP Negeri Banjarbaru sebagai Unit Pelaksana Teknis dari Kementerian Pertanian di bawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP).


SMK-PP N Banjarbaru kali ini menggelar Pelatihan Bimbingan Karir Bagi Guru BK untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang terdapat jurusan pertanian. Pelatihan sendiri digelar selama 3 hari, dimulai sejak Senin, (13/2/2023) sampai dengan Rabu, (15/2/2023).


Kegiatan ini sendiri merupakan salah satu dari kegiatan Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) yang merupakan program kerjasama antara Kementan dengan IFAD. Dimana SMK-PP N Banjarbaru selaku pelaksana Program YESS atau Provincial Project Implementation Unit (PPIU) di Provinsi Kalimantan Selatan.


Bertempat di SMK-PP N Banjarbaru, kegiatan diikuti sebanyak 25 orang peserta, yang berasal dari Guru Bimbingan Konseling (BK) SMK Pertanian dari wilayah Program YESS Kalimantan Selatan di Kabupaten Banjar, Tanah Laut, dan Tanah Bumbu, ditambah perwakilan dari Kabupaten Balangan, Hulu Sungai Tengah, Tapin, Barito Kuala, dan Kota Banjarbaru.


Dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Airin Nurmarita mewakili Kepala SMK-PP N Banjarbaru, “Kegiatan ini untuk memberikan pandangan terkait karir serta peluang usaha dan pekerjaan di sector pertanian”, Terangnya.


Lanjut Airin, “Selain itu nantinya guru-guru yang hadir ini dapat menyampaikan informasi yang di dapat hari ini kepada siswanya, sehingga nantinya dapat menumbuhkan minat siswa untuk berkarir atau berusaha di bidang pertanian”, Pungkasnya.


Selama 3 hari peserta mendapatkan materi dari pengusaha, petani sukses, praktisi, Duta Petani Milenial Kalsel, dan PPIU Kalsel. Selain itu juga meraka akan berkunjung lahan praktek atau Teaching Factory SMK-PP N Banjarbaru.


Adapun materi yang di dapat diantaranya: Motivasi Berprestasi, Peningkatan Kemampuan Guru BK dalam Mengarahkan Karir Peserta Didik, Menggali Potensi Minat Bakat Wirausaha Bidang Pertanian Bagi Peserta Didik, Rencana dan Pohon Karir Bisnis Pertanian, Strategi Motivasi Agro Entrepreneur Bidang Perkebunan, Praktek dan Pengenalan Perkebunan, Teori dan Praktek Pengolahan Coklat, Pengembangan Ide Bisnis Bidang Pertanian, dan Teknis Perbanyakan Kultur Jaringan.


Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru