Tanggal : 05/09/2023, 09:15:53, dibaca 1862 kali.

USP BIDANG PERTANIAN BAGI SISWA XII TP. 2022/2023


BANJARBARU - Untuk mempersiapkan peserta didik dalam mencapai kompetensi di masing-masing program keahlian, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pertanian (Kementan) Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri (SMKPPN) Banjarbaru menyelenggarakan Uji Sertifikasi Profesi (USP) di tahun 2023 ini, bagi siswa kelas XII Tahun Pelajaran 2022/2023.


Kali ini SMK-PP N Banjarbaru yang juga sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) ini, menggelar Uji Sertifkasi Profesi selama 4 hari, terhitung sejak Senin, (8/5/2023), yang diikuti oleh 60 orang siswa kelas XII.


Dihadiri dan dibuka oleh Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso, “Uji Sertifikasi ini penting karena dalam suatu kegiatan, baik tentang usaha atu kompetensi itu harus di akui, salah satunya dengan uji setifikasi ini”, Ujarnya.


Lanjut Budi, “Uji sertifikasi ini fungsinya pengakuan kalian apakah nanti sebagai job creator ataupun job seeker, apalagi kalian lulusan dari SMK. Jadi saya harapkan kalian serius karena ini bekal terakhir kalian sebelum lulus dan kembali ke masyarakat”, Pungkasnya.


Ujian Sertifikasi kali ini diikuti oleh 60 orang siswa yang terdiri dari 3 Kompetensi Keahlian yang ada di SMK-PP N Banjarbaru, diantaranya 23 siswa Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP), 24 siswa Agribisnis Tanaman Pangan & Hortikultura (ATPH), dan 13 siswa Agribisnis Pengolahan Hasil (APHP).


Adapun Uji Sertifikasi Profesi Bidang Pertanian ini dilaksanakan bagi siswa Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP) dalam Skema Mandor Pemeliharaan Kelapa Sawit. Kemudian siswa Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) dalam Skema Pemeliharaan Tanaman Hidroponik. Terakhir siswa Agribisnis Pengolahan Hasil (APHP) dalam Skema Pengolahan Selai Buah.


Adapun asesor yang melakukan asesmen merupakan Tim asesor dari dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pertanian.  Dimana 2 asesor menangani Skema Mandor Pemeliharaan Kelapa Sawit, kemudia 3 asesor menangani Pemeliharaan Tanaman Hidroponik, dan terakhir 1 asesor menangani Skema Pengolahan Selai Buah.


Seerti diketahui Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan “Pertanian adalah sektor yang sangat penting, terutama dalam menopang kemajuan ekonomi nasional dan menanamkan nilai perjuangan membangun pertanian maju, mandiri dan modern”, Ujarnya.


"Modern itu berarti di dalamnya kita bicara SDM. Bagaimana mau cepat kalau masih pakai kendaraan kemarin. Bagaimana mau maju kalau ilmunya, teknologinya, mekanisasinya masih seperti yang kemarin.” ujar Mentan Syahrul Yasin Limpo.


Ditambahkan Kepala Badan PPSDMP, Dedi Nursyamsi, untuk menjadi negara maju, hal utama yang perlu digenjot adalah SDM nya.


Oleh karena itu, perlu dilakukan pemantapan Pendidikan vokasi pertanian, mencetak lulusan yang berkualitas baik sebagai job seeker, job creator maupun pengusaha pertanian milenial.


“Sementara qualified job seeker adalah petani milenial yang terampil dan menguasai pekerjaannya yang bisa ditempatkan diseluruh sektor dunia usaha dan industri pertanian”, ujar Dedi.


Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru