Tanggal : 01/19/2026, 14:04:15, dibaca 1328 kali.

PENYULUHAN KAMTIBMAS OLEH POLDA KALSEL


BANJARBARU – Kementerian Pertanian terus berusaha mencetak SDM Pertanian yang unggul dan berdaya saing, Kementerian Pertanian terus melakukan gebrakan. Selain melalui pelatihan vokasi yang baru-baru ini serentak dilaksanakan diseluruh Indonesia, Kementan mendorong melalui pendidikan vokasi yang juga menjadi kunci terhadap cikal bakal lahirnya petani milenial.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan, sekolah vokasi seperti SMK-PP, Polbangtan dan PEPI memiliki peran penting untuk memajukan pertanian. Ia menambahkan, pertanian pun dapat di digarap dengan cara-cara kekinian. Namun hal tersebut harus didukung oleh SDM yang memadai.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPSDMP), Kementan, Idha Widi Arsanti mengatakan, di tangan milenial dan generasi Z pembangunan pertanian akan dijalankan. 

“Kalian semua adalah motor penggerak pertanian di negara yang kita cintai ini, terlepas dari generasai pendahulu kalian yang saat ini sudah menjadi penggerak dan pelopor pembangunan pertanian,” katanya.


Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri (SMK-PPN) Banjarbaru kali ini kedatangan tim Subditbintbsos Ditbinmas Polisi Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel), 


Kunjungan ini dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas kegiatan Program Prioritas Revitalisas Polri, yang kali ini menjadi pembina upacara siswa di hari Senin, (19/01/2026).


Pembina upacara adalah Komisaris Polisi (Kompol) Yopie Andri Haryono, selaku Kasubbagrenmin Ditbinmas Polda Kalsel, di dampingi bawahannya, menyampaikan arahan terkait Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) kepada siswa dan guru SMK-PP Negeri Banjarbaru.


Di kesempatan ini Kompol Yopie menyampaikan arahan terkait kegiatan edukasi oleh kepolisian (seperti Bhabinkamtibmas) kepada siswa dan guru tentang hukum, disiplin, dan bahaya kenakalan remaja (narkoba, bullying, tawuran, medsos negatif).


Penyuluhan ini bertujuan membangun kesadaran hukum, karakter, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, serta kondusif sebagai agen perubahan positif, sesuai sinergi Polri dan pendidikan.


Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru