Tanggal : 02/15/2021, 07:06:00, dibaca 3095 kali.
ANTUSIAS PESERTA BIMTEK PETANI DAN PENYULUH KAB. PASER

Paser, - Pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas bagi Petani dan Penyuluh Pertanian di Kab. Paser yang dilaksanakan oleh SMK-PP Negeri Banjarbaru di BP3K Long Ikis, Kab Paser telah selesai dilaksanakan yang digelar sehari, Rabu (10/2/2021).
Diikuti oleh 35 peserta yang merupakan Petani, Petani Milenial dan Penyuluh di lingkup Kecamatan Long Ikis, Kab. Paser. Selama Bimtek mereka diberikan materi dengan mengambil tema "Budidaya cabai di kabupaten Paser Sebagai Penyangga Pangan IKN". Mereka diberikan materi oleh Widyaiswara dari BPSDM Prov. Kalimantan Timur, Kosasih.
Di materi ini peserta dengan semangat mengikuti bimtek yang berisi proses budidaya dari tahap awal sampai panen dan terakhir juga diadakan praktek penanaman benih cabai. Seperti dijelaskan oleh Basimin anggota Gapoktan, “Setelah kami mengikuti pelatihan yang sebelumnya kami tidak tahu budidaya cabai yang selama ini masih banyak kekurangan, setelah pelatihan ini saya mengerti dan nanti saya kembangankan dengan anggota kelompok”, Ujarnya.
Ada juga peserta yang terbilang muda atau disebut juga petani milenial, Bayyu Saputra (26), “Saya merasa semakin berminat menjadi petani muda karena mengikuti pelatihan ini, semoga pelatihan ini dapat diadakan lagi kedepannya”, Jelasnya.
Lain halnya peserta dari penyuluh BPP Long Ikis, Winanto, “Terkait adanya Kostratani yang sedang digalakkan ini cukup terbantu untuk kita Penyuluh dan para Petani karena hal semacam ini sangat dibutuhkan untuk pembangunan pertanian, dan disisi lain petani membutuhkan yang sifatnya teknologi spesifik local seperti disampaikan narasumber”, Ungkapnya.
SMK-PP Negeri Banjarbaru sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT), Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, menggelar Bimtek ini untuk memperkuat peran Kostratani sebagai Pusat Gerakan Pembangunan Pertanian Nasional serta sebagai upaya dukungan bagi Kalimantan Timur sebagai calon wilayah Ibukota Negara Indonesia (IKN) ini digelar selama sehari di BP3K Long Ikis, Paser, Kalimantan Timur.
Selain itu ini adalah upaya dari BPPSDMP dalam meningkatkan peran penyuluh sebagai agen perubahan peradaban pertanian, seperti dijelaskan Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, sangat menaruh perhatian terhadap penyuluh, peran penyuluh amat penting bagi dunia pertanian Indonesia khususnya melalui Kostratani, "Penyuluh sebagai agen perubahan sektor pertanian. Kalau peradaban pertanian kita berubah, itu dipastikan berkat peran dari penyuluh," kata Dedi Nursyamsi.
Selain itu, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo juga menegaskan pentingnya pemanfaatan kostratani sebagai garda terdepan penyuluh di kecamatan. Menurutnya, “sektor pertanian harus dibangun mulai dari bawah”, tuturnya.(wd)
Tim Humas SMKPP Negeri Banjarbaru
- Berita Lainnya
-
SOSIALISASI & REKRUITMENPT. BKB BAGI SISWA XII
Tanggal : 01/21/2026, 13:44:39
-
PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH OLEH DISDIKBUD KALSEL
Tanggal : 01/20/2026, 14:29:59
-
SEKOLAH GELAR PENGAJIAN PERINGATAN ISRA MIRAJ
Tanggal : 01/19/2026, 15:08:22
-
PENYULUHAN KAMTIBMAS OLEH POLDA KALSEL
Tanggal : 01/19/2026, 14:04:15
-
SEKOLAH SOSIALISASIKAN PERSIAPASAN MASUK PERGURUAN TINGGI
Tanggal : 01/14/2026, 08:13:49