Tanggal : 02/25/2021, 13:32:20, dibaca 3013 kali.
BIMTEK PETANI & PENYULUH DI PALANGKARAYA, PESERTA ANTUSIAS

Palangkaraya, - SMK-PP Negeri Banjarbaru sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT), Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan kembali menggelar Bimbingan Teknis bagi Petani dan Penyuluh, telah selesai menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas bagi Petani dan Penyuluh Pertanian di Kota Palangkaraya.
M. Anang Firmansyah dari BPTP Kalimantan Tengah telah memberikan materi tentang “Usaha Hortikultura Upaya Percepatan Mencapai Kesejahteraan”. Dimana harapannya nanti memotivasi kepada petani untuk tetap semangat membudidayakan produk hortikultura sebagai upaya untuk mempercepat mencapai kesejahteraan.
Dengan jumlah peserta berjumlah 40 orang yang terdiri dari Penyuluh, Petani, Poktan, Gapoktan, dan Koordinator Penyuluh yang ada di wilayah Kecamatan Sebangau, Kota Palangkaraya. Salah satu peserta bimtek di wilayah Kota Palangkaraya kali ini, Sentot Triono, Ketua Kelompok Tani Mikro dari Kel. Tanjung Pinang, Palangkaraya, menanggapi tentang bimtek kali ini.
“Saya banyak mendapatkan materi, pengetahuan dan ilmu baru tentang Hortikultura dan bagaimana cara bertanam tanaman hias, cara okulasi, tempel dan memperbanyak tanaman hias. Mudah-mudahan kedepannya kegiatan seperti ini, dalam pembahasan tanaman organik”, Ungkap Sentot Triono.
Petani Milenial, Asep Dwi Sunandar mengatakan, “Motivasi bertani karena sangat sedih melihat kaderisasi petani di Indonesia, maka kita mengapresiasi Menteri Pertanian untuk menumbuhkan kaderisasi petani milenial, sehingga kaderisasi tidak terputus. Adanya bimtek ini saya mengapresiasi ilmu yang di dapat, dapat tukar pengalaman dan kedeapannya bimtek dapat bersambung lagi”, Jelasnya.
Lain halnya dari peserta dari penyuluh pertanian, Christiani Margaretha, “Kami sangat puas sekali, karena saat kita pandemic seperti ini jarang ada kegiatan, karena itu bimtek ini menambah wawasan pengetahuan kami, sehingga ilmu yang kami dapat bisa dibagi dan diterapkan di lapangan”, Ujarnya.
Digelarnya bimtek ini merupakan upaya dari Kementan dan Komisi IV DPR-RI dalam meningkatkan Kapasitas bagi Petani dan Penyuluh Pertanian sebagai agen perubahan peradaban pertanian dan peningkatan produktivitas pertanian.
Dijelaskan Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, sangat menaruh perhatian terhadap penyuluh, peran penyuluh amat penting bagi dunia pertanian Indonesia khususnya melalui Kostratani, "Penyuluh sebagai agen perubahan sektor pertanian. Kalau peradaban pertanian kita berubah, itu dipastikan berkat peran dari penyuluh," kata Dedi Nursyamsi.
Selain itu, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo juga menegaskan pentingnya pemanfaatan kostratani sebagai garda terdepan penyuluh di kecamatan. Menurutnya, “Dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional diperlukan SDM yang berkualitas, terutama kualitas petani dan penyuluh sebagai garda terdepan.”, tuturnya.(wd)
Tim Humas SMKPP Negeri Banjarbaru
- Berita Lainnya
-
UJIAN PRAKTEK SISWA KELAS X & XI DI SEMESTER GANJIL TP. 2025/2026
Tanggal : 12/12/2025, 14:42:00
-
SISWA XII TP. 2025/2026 SELESAIKAN MAGANG DI IDUKA
Tanggal : 12/11/2025, 07:22:42
-
BANTUAN BERAS BUAT SUMATERA, KINI SUDAH MENCAPAI 16 MILYAR
Tanggal : 12/08/2025, 13:20:21
-
OUTBOUND KELUARGA BESAR SMK-PPN BANJARBARU 2025
Tanggal : 12/07/2025, 13:04:28
-
PANEN JAGUNG BERSAMA SMKPPN BANJARBARU & POLRES BANJARBARU
Tanggal : 12/05/2025, 07:05:21