Tanggal : 03/22/2021, 07:36:44, dibaca 2910 kali.

DMSF YESS PROGRAMME KAB. TANAH LAUT


Tanah Laut, - Kali ini SMK PP Banjarbaru, sebagai Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Kalimantan Selatan dalam Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) kembali mengadakan District Multi Stakeholder Forum (DMSF) untuk tahun 2021 ini, yang kali ini digelar di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tanah Laut, Kamis, (18/3/2021).


Hadir dalam DMSF ini antara lain Kepala SMK-PP N Banjarbaru, PM PPIU Kalsel, Sekretaris Daerah Tanah Laut, Bappeda Tanah Laut, DIT Tanah Laut, Dinas Terkait, BPTU TPH, Bank Kalsel, BPR Tanah Laut, Apindo, KNPI, Hipmi, BLK, dan 3 Kepala Sekolah SMK (Pelaihari. Takisung dan Bati-Bati).

Dalam sambutannya Kepala SMK-PP N Banjarbaru, Budi Santoso, "DMSF ini adalah salah satu agenda dalam kegiatan Yess, ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan kerjasama antara Kementan dengan Ifad, kegiatan ini untuk mensupport pemuda untuk berminat di dunia pertanian", Paparnya.

Dilanjutkan dari Sekretaris Daerah Kab. Tanah laut, Dahnial Kifli, "Kami selaku pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada Kementan, kami sangat mendukung program ini, mudah mudahan ini bermanfaat, ada outcame , dan berkelanjutan", Tegasnya.

Selain itu PPIU Kalsel hari itu memaparkan informasi serta juga mendengar masukan dari pihak-pihak terkait dalam pelaksanaan Program Yess di Tanah Laut khususnya terkait dengan Calon Peserta Calon Lokasi (CPCL). Sebab, Project Manager (PM) PPIU Kalsel, Angga Tri Aditya P. memaparkan, bahwa DMSF ini juga untuk mengkoordinasikan terkait target CPCL di Tanah Laut yang ditargetkan dapat mencapai 5000 orang.

Mentan, Syahrul Yasin Limpo selalu menuturkan, saat ini generasi milenial adalah penentu kemajuan pembangunan pertanian di masa depan. Meyakini, tongkat estafet pembangunan pertanian ada pada pundak generasi muda.

“Saat ini, generasi milenial adalah penentu kemajuan pembangunan pertanian di masa depan. Meyakini tongkat estafet pembangunan pertanian, ada pada pundak generasi muda,” ucap Mentan, Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menerangkan, sudah saatnya pertanian dikelola generasi milenial.

“Menggunakan kreativitas dan inovasinya. Sehingga, pertanian ke depan menjadi modern. Tak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya, tetapi juga berorientasi ekspor,” paparnya.(wd)

Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru